BERBAGI

JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman, menegaskan akan menjalankan putusan MK terkait larangan Calon Anggota DPD dari Pengurus Partai Politik. Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan regulasi dan teknis pelaksanaan putusan MK.

“Nanti kami┬álihat. Bisa dengan PKPU, bisa juga surat edaran KPU, kan untuk melengkapi saja,” kata Arief di Gedung DPR Jakarta, Selasa (24/7).

Ia menjelaskan kekhawatirkan banyak pihak soal regulasi KPU yang mengimplementasikan putusan MK tidak akan menghambat proses pencalonan anggota DPD, mengingat tahapan sudah berjalan.

BACA JUGA  Estimasi Pemilik Kursi DPRD Lampung Dapil 4

“Keburu saja. Kalau semua bisa cepat kan makanya nanti kan banyak hal yang harus dipertimbangkan bisa saja KPU mengaturnya,” ungkapnya.

Arief mengatakan, masih ada dua tahapan yang akan dilalui oleh para calon senator yang sudah mendaftar. Tahapan itu adalah daftar pemilih sementara dan daftar pemilih tetap.

“Kalau sudah daftar pemilih tetap itu tak bisa berubah lagi. Yang penting sebelum itu sudah ada surat pengunduran diri,” ujarnya.

BACA JUGA  Kata Golkar Soal Caleg Mantan Koruptor, MENGHARGAI HAM!

Secara teknis, untuk calon anggota DPD harus mengajukan surat pengunduran diri dari partai politik ke KPU provinsi, kemudian baru ke KPU RI, karena anggota DPD merupakan perwakilan dari daerah. Ia meminta KPUD provinsi proaktif menindaklanjuti putusan MK.

“Itu KPU provinsi masing-masing harus tahu dia. Masing-masing calon di masing-masing provinsi. Kalau kami lihat semua calon mungkin agak kerepotan.┬áTapi KPU provinsi masing-masing tahu orang yang maju di sana,” pungkasnya.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here