BERBAGI

JAKARTA – Rapat Kerja Komisi III dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membahas program prioritas dan anggaran KPK 2019.

“Rapat kali ini juga membahas sel mewah di Lapas Sukamiskin. Ya biasanya itu berkembang, apa yang sedang ditangani KPK ke depan, KPK melakukan apa, itu akan didiskusikan. Kejadian (Lapas Sukamiskin) itu penting, karena itu kita menganggapnya bukan oknum lagi, itu sudah sistematik,” kata Ketua KPK Agus di Gedung DPR Jakarta, Senin. (23/7).

Dengan kejadian ini, Agus menyarankan, supaya ada perubahan yang sangat mendasar tentang tata kelola di lapas.

BACA JUGA  Nah Lo, KPK Dampingi Penyegelan Pulau Bermasalah

“Tujuan kita memasukan ke lapas itu kan nanti supaya saat kembali ke masyarakat menjadi sadar, menjadi baik lagi. Tapi kalau pengelolaannya banyak korupsi itu kan sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Sel lapas mewah di Sukamiskin ini diketahui setelah adanya OTT KPK. Meski ada buktinya, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan membantah adanya sel mewah di Lapas Sukamiskin.

Ketua KPK menegaskan, sesungguhnya, lapas mewah itu tidak hanya ada di Sukamiskin. Dia pun akan menjabarkannya dalam rapat kali ini.

BACA JUGA  KPK Tangkap Gubernur Kepri

“Kalau kita lihat kan di banyak tempat suara (laporan lapas mewah) itu sering muncul. Dan suara itu muncul dan terbukti dengan OTT KPK. Bukan hanya di Sukamiskin tapi di banyak tempat. Kita harap ada reformasi mendasar,” tegas Agus.

“Tidak hanya sel lapas mewah, tentang bobroknya sistem pengawasan di lapas. Informasi yang didapat banyak narapidana korupsi di Sukamiskin yang bebas melakukan plesiran,” pungkasnya.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here