Koopssus TNI Laksanakan Deployment Force di Titik-Titik Vital Pelaksanaan KTT AIS

Senin, 9 Oktober 2023 | 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa

BALI – Ancaman sabotase dan teror menjadi salah satu perhatian Panglima TNI dalam menyusun organisasi Satuan Pengamanan KTT Archipelagic Island States (AIS) Forum tahun 2023. Menghadapi ancaman ini, Panglima TNI mengerahkan Satgas pasukan khusus TNI yang terdiri dari SAT 81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo TNI AU yang berada di bawah kendali Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI . Pasukan ini memiliki kemampuan kontra sabotase dan teror dengan keahlian mencari, mengidentifikasi dan menghancuran sasaran teror.

Selain itu, keberhasilan dan kesuksesan penyelenggaraan KTT AIS Forum ini, tidak hanya akan berdampak terhadap reputasi pasukan pengamanan, akan tetapi juga akan berdampak bagi reputasi dan nama baik bangsa Indonesia di kancah Internasional.

Baca Juga:  Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Dalam rangka menguji dan mempertajam keahliannya, Satgas Passus melaksanakan Latihan Aksi Khusus/Show of Force dengan metode Deployment Force (pengerahan pasukan pada titik kuat) pada parameter utama antara lain Nusa Dua Komplek, Peninsula, Pelabuhan Benoa, dan Bandara Ngurah Rai. Minggu (8/10/2023).

Deployment Force dalam kegiatan Show Of Force pada pengamanan KTT AIS kali ini, dilaksanakan dengan metode Infiltrasi pasukan yang diskenariokan on board menggunakan Helikopter Caracal, dengan 24 personel melaksanakan aksi khusus gabungan Darat, Laut dan Udara serta dua personel Jump Master dari TNI AU.

Baca Juga:  Sinergi TP PKK dan BAZNAS, Tali Asih Apresiasi Dedikasi Petugas Kebersihan Pemprov Lampung

Menurut Wadankoopssus TNI yang juga menjabat sebagai Wadansatgas Passus Pam KTT AIS, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Supriyono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Deployment Force ini merupakan salah satu upaya untuk mengamankan tamu negara dalam mengikuti KTT AIS pertama di Bali.

“Kita membantu & memperkuat pengamanan Paspampres apabila ada kelompok-kelompok yang tidak menghaendaki keamanan berjalan dengan lancar, membeck up apabila ada orang akan mengganggu jalannya pelaksanaan KTT AIS”. Tegas Wadansatgas Passus.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin
Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman
Infografis Musibah KM Virgo Transport 8
Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi
Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi
No Urut Cawabup Way Kanan, Galang No: 1 Sony No: 2
Siger Run 2026, Perkuat Literasi dan Transformasi Digital
Gubernur Mirza Minta Fatayat Perkuat Kualitas SDM

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:54 WIB

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 September 2026 - 22:26 WIB

Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Minggu, 13 September 2026 - 22:08 WIB

Infografis Musibah KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 21:58 WIB

Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi

Minggu, 13 September 2026 - 20:34 WIB

Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Berita Terbaru

Lomba Bahasa Mandarin di Surabaya [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:54 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:26 WIB

Infografis Kapal Motor Virgo Tansport 8

#indonesiaswasembada

Infografis Musibah KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:08 WIB

#indonesiaswasembada

Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:58 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:34 WIB