Laporan : Heri Suryo
JAKARTA – Komisi III DPR melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan 10 Capim KPK tanggal 11-12 September. Hari ini lima capim KPK yang akan menjalani Uji adalah Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Sigit Danang Joyo, Nurul Ghufron, dan I Nyoman Wara.

Setiap capim akan diberikan waktu selama 90 menit untuk menjalani fit and proper test di hadapan Komisi III DPR. Sementara itu, ada sejumlah kriteria yang menjadi penilaian untuk para capim KPK saat fit and proper test nanti.

BACA JUGA  DPR Dukung Penguatan Diplomasi Indonesia Kawasan Pasifik

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyatakan soal integritas para capim ini, pihaknya akan melihat track record para capim KPK yang dimiliki oleh panitia seleksi (pansel).

“Kami yang di Komisi III itu kan waktunya sempit, enggak melakukan tracking record sendiri. Tentu saja itu kan tidak mungkin kami lakukan. Maka pertama kami sandarkan pada berkas tracking record yang disampaikan oleh Pansel,” kata Arsul Sani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).

Komisi III DPR juga akan melihat kompetensi dari masing-masing capim. Kompetensi itu berkaitan dengan penguasaan materi hukum hingga konsep pencegahan korupsi.

BACA JUGA  Polri Diminta Usut Tuntas Pembunuhan Dufi

“Kompetensi itu antara lain meliputi penguasaan hukum pidana materiil, tindak pidana korupsi dan pencucian uang, kemudian hukum acara pidana atau hukum pidana formil yang terkait dengan penguasaan, misalnya KUHAP, dan beberapa ketentuan lain yang relevan lah tentu ya,” kata Arsul.

Tak hanya itu, Komisi III DPR juga ingin melihat dan mendengar secara langsung konsep dari para capim KPK untuk memberantas tindak pidana korupsi.

“Di samping itu konsepsi dari capim itu terkait dengan pencegahan korupsi ke depan,” pungkas Arsul.[*]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here