BERBAGI

BANDARLAMPUNG – Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fathikhatul Khoiriyah menyatakan tidak ada ancaman kepada siapau oleh Panwas terkait pelapor money politik.

Khoir mengatakan, dalam standar operasional prosedur (SOP) Panwas wajib memberitahukan kepada siapapun dalam konteks penyelenggaraan pilkada/pilgub, bahwa semua yang terlibat (pemberi/penerima-red) dalam politik uang dapat di pidana.

BACA JUGA  Cagub Arinal Mencoblos Di Sepang Jaya

“Itu kita lakukan dalam spanduk, iklan maupun ekspose media. Dalam rangka, agar tidak semua orang bisa dengan keinginannya sendiri atau pengaruh orang lain untuk memperkeruh suasana. Ini yang dimaksudkan,”ujar Khoir pagi ini kepada lintaslampung.

Soal keterlambatan pemeriksaan, dimana pelapor politik uang harus menunggu, lagi-lagi peraturan bersama (perber) Gakkumdu menegaskan hal itu. Bahwa, dalam menerima laporan, institusi Gakkumdu harus didampingi Polisi dan Jaksa.

BACA JUGA  LINTASTV-Pilgub Lampung Tak Damai

“Itu peraturan yang dibuat Gakkumdu. Jika Panwas bersama Polisi dan Jaksa harus mendengar keterangan pelapor secara bersamaan. Ini mungkin penyebab keterlambatan dalam hal penerimaan laporan oleh panwas,”pungkasnya.[vona/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here