BERBAGI

Sanksi Bolos Hingga PUPR Diminta Selesaikan Pekerjaan

MESUJI – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Honorer di lingkup pemerintahan Kabupaten Mesuji di absen satu-persatu di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran. Hal itu dilakukan selain untuk melihat sejauh mana tingkat kedisiplinan seluruh pegawainya, Pemkab Mesuji sekaligus dalam rangka “Halal Bihalal” hari raya idul fitri 1439 H. Bertempat di Aula Taman Kehati di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanjungraya, Kamis (21/06).

Pada kesempatan itu, Bupati Khamami mengatakan, bagi tenaga honorer yang membolos di hari pertama masuk kerja usai cuti lebaran ini akan diberi sanksi tegas. Yakni sanksi pemberhentian sampai gaji satu bulan tidak dibayarkan. Sementara untuk ASN malas, sambungnya, akan diberikan sanksi teguran lisan hingga penundaan kenaikan pangkat.

BACA JUGA  Imbas Covid-19, Komunitas Seni Mesuji Adukan Nasibnya Dihadapan Bupati

“Tugas kita melayani masyarakat, tugas kita membangun. Mohon SKPD laporan absensi nya segera laporkan ke saya, akan saya tindaklanjuti. Pasti kita berhentikan honorer itu. Kalau PNS, bisa penundaan pangkat yang bolos,” ujar Khamami.

BACA JUGA  Koptu Puji : Melayani Masyarakat Adalah Amanah

Sementara terkait pembangunan insfrastruktur, Khamami berpesan kepada Dinas PUPR Mesuji khususnya Kepala Bidang Bina Marga, untuk segera mempercepat proses pembangunan.

“Sesudah lebaran ini cepat selesaikan pembangunan, tegur semua pemborong agar segera memenuhi kewajibannya melakukan pengadaan material supaya pengerjaan jalan rigid pavement beton kita cepat terbangun,” pesannya.

Berdasarkan hasil absensi yang dilakukan tingkat kehadiran ASN dan Tenaga Honorer di bumi ragab begawe caram pada hari pertama masuk kerja di atas 90 persen. [nara/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here