Pihaknya meminta kepada PPK agar membongkar formulir DAA1 (tingkat desa) hasil rapat Pleno, agar hasil suara Pilpres antara saksi partai politik dan PPK Kedungwaringin bisa disesuaikan.

Dihubungi di tempat terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, Arif Noor membenarkan Jajang mengalami kelelahan yang membuat kondisi kesehatannya kian menurun.

“Sebelum Magrib tadi Selasa (7/5), kondisi ketua terlihat lemas. Raut wajahnya juga pucat,” katanya.

Ia mengatakan, kelelahan yang dialami Jajang disebabkan banyaknya tugas yang diembannya terkait rekapitulasi penghitungan suara.

“Ya beberapa hari ini ketua memang memimpin pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kota, yang buat kondisinya lemah. Nah, puncaknya pas rapat pleno tadi itu semakin drop sampai akhirnya pingsan,” ujarnya.

Arif berharap kondisi rekannya yang kini mendapat perawatan intensif di rumah sakit itu segera membaik, sehingga dapat beraktivitas seperti sedia kala. Sedangkan untuk rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang kelima disebutkannya akan tetap dilanjutkan meski tanpa kehadiran Jajang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here