“Kita dukung dan support kegiatan pasar lelang di Lampung, sejauh ini cukup baik dan terintegrasi,”kata Tjahya Widayanti.

Menurutnya, Kedepan kegiatan pasar lelang akan mampu berinteraksi dalam transaksi melalui sistem online, ini yang saat ini kita kembangkan, tandasnya.

Ketua panitia pelaksana pasar lelang forward komoditi agro Ir. Ofrial menambahkan bahwa, kegiatan pasar lelang mengacu pada dasar pelaksanaan DIPA program pengembangan anggaran perdagangan dalam negeri, selain itu mengacu pada surat keputusan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Nomor.14/V/25/KP-PDN/IX/2019.

BACA JUGA  Kemkominfo: Waspada Berita Hoax Pasca Tsunami

Tujuannya, selain memperpendek mata rantai perdagangan tentu meningkatkan nilai tambah dan sebagai fasilitasi antara petani, kelompok tani, Gapoktan dengan para pembeli, ujar Ofrial.

BACA JUGA  Ribut Gegara Main PS, Kepala Dipukul Pakai Kunci Ring

“Ada 60 peserta yang mengikuti kegiatan pasar lelang dari petani, para pedagang, pengepul, para eksportir, mitra AEKI Lampung dan industri makanan,” kata Ofrial.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here