BERBAGI
illustrasi

Laporan : Agus Setiawan
PESISIR BARAT – Program Keluarga Harapan (PKH), adalah program Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat miskin .

Melalui PKH tersebut, pemerintah berharap agar generasi kedepan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH itu akan mampu keluar dari garis kemiskinan.

Sayangnya niat baik pemerintah tersebut dikotori perbuatan oknum pendamping PKH kecamatan dengan memanfaatkan KPM. menjadi lahan empuk Pungutan Liar (Pungli)

Hasil investigasi media, Sabtu 16/2, beberapa KPM PKH di Pekon Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), dana bantuan PKH yang mereka terima dari pendamping Kecamatan tidak sesuai dengan jumlah yang ada dalam kartu ATM PKH milik KPM.

BACA JUGA  Pemkab Pesbar Audensi Ke Imigrasi

“Saya hanya menerima satu juta pak, setau kami dan menurut aturannya, saya seharusnya menerima dua jutaan. Karena anak saya ada lima, dua sekolah SMA, dua SMP dan satunya lg ini masih balita” terang Susi, didampingi suaminya warga Pekon Kerbang Dalam, saat ditemui wartawan di kediamannya Sabtu (16/2).

BACA JUGA  Sekda Pesbar Hadiri-Buka Acara Konsolidasi Dan E-reporting

Di jelaskannya, hal tersebut sudah ia tanyakan kepada ketua kelompok dan pendamping PKH Kecamatan setempat mengapa dana bantuan tersebut kurang, akan tetapi keduanya sama-sama mempunyai alasan dan jawaban yang berbeda- beda.

“Kami sudah tanyakan kepada Atun sebagai ketua kelompok dan Ayi selaku pendamping PKH, tapi menurut Ayi kekurangan tersebut memang dari pemerintah pusat” terangnya menirukan penjelasan dari pendamping PKH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here