Laporan : Agus S/Vona/CJ
BANDARLAMPUNG – Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma berharap agar bentrokan yang terjadi antarwarga dua dusun di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung tidak terulang lagi.

“Saya berharap permasalahan serupa tidak terjadi lagi di Kabupaten Lampung Tengah,” kata dia, saat dikonfirmasi, Minggu.

Kapolres juga meminta kepada setiap kepala pekon (kampung) agar bisa menyampaikan kepada generasi muda untuk saling menjaga situasi agar kondusif dan juga mengajak semua elemen masyarakat untuk hidup berdampingan dan hidup damai agar dapat menyongsong masa depan yang lebih baik lagi.

BACA JUGA  Pemkab Lamteng, Unila Tandatangani MOU Riset Cassava
IKLAN

“Saya terima kasih kepada tokoh masyarakat yang sudah membantu Polres Lampung Tengah untuk meredam situasi menjadi kondusif,” katanya lagi.

Sebelumnya, kondisi dua dusun, yaitu Dusun Sari Agung, Kampung Buyut Udik dan Dusun 3 Sungai Raya, Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ricuh diakibatkan kesalahpahaman.

BACA JUGA  Soal Wabup, Loekman: Syaratnya Cuma Satu

Pemicu bentrokan tersebut berawal saat beberapa minggu lalu terjadi penganiayaan terhadap tiga orang warga Dusun Sari Agung. Jumat (17/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB, warga Dusun 3 Sungai Raya berniat ingin menjenguk korban berramai-ramai di Dusun Sari Agung. Sebelum membesuk justru beredar informasi bahwa warga di Dusun 3 Sungai Raya ingin menyerang, seperti dilansir Antara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here