BERBAGI

Laporan : Nara Naufalrafif
MESUJI – Nampaknya, tahun 2019 ini jumlah desa di Kecamatan Way Serdang akan bertambah, dari 20 desa menjadi 25. Pasalnya, disana akan ada lima desa baru hasil pemekaran dari empat desa. Salah satunya, desa yang akan dimekarkan yakni Desa Bukoposo.

Dimana masyarakat di Desa yang merupakan ibukota Kecamatan Way Serdang itu melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) nya, telah melayangkan surat proposal usulan Pemekaran Desa ke pihak kecamatan setempat.

Hal itu dibenarkan oleh penjabat Kepala Desa Bukoposo Dahirin, yang juga menjabat sebagai Kasi di Kecamatan Way Serdang mengatakan, desa yang dihuni sekitar 5087 jiwa, dengan jumlah 1513 kepala keluarga (KK) dan memiliki luas wilayah sekitar 1.650,125 hektar itu telah siap untuk dimekarkan.

BACA JUGA  Lestarikan Tanaman Bonsai, Kintoko Bentuk KPBM

“Setelah kita lakukan sosialisasi dan berikan pemahaman kepada masyarakat, akhirnya mereka sepakat dan mendukung wacana pemekaran desa Bukoposo guna percepatan dan pemerataan pembangunan,”Kata pria yang baru lima bulan menjabat sebagai Pj. kepala Desa Bukoposo itu, Kamis (17/1).

Dijelaskannya, bahwa wacana pemekaran desa itu memang sudah sejak tahun 2009 lalu muncul, akan tetapi baru ditahun ini mendapat dukungan dan peluang untuk terwujud.

BACA JUGA  Harga Daging Ayam Di Mesuji Naik

“Nantinya, Desa Bukoposo ini akan mekar jadi tiga desa. Dan saat ini baru sampai tahap pengajuan usulan pemekaran ditingkat kecamatan, untuk selanjutnya akan ditindak lanjuti ke tingkat Kabupaten melalui Dinas PMD,” jelasnya lagi.

Diketahui, selain Desa Bukoposo, di Kecamatan Way Serdang, ada tiga desa lainnya yang akan dimekarkan dan saat ini tengah dalam proses, yakni Desa Pancawarna, Kebun Dalam, dan Gedung Boga yang masing-masing akan mekar jadi dua desa.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here