BERBAGI
Joko Widodo

SELALU ada yang menarik dalam setiap penampilan Presiden RI Joko Widodo. Kali ini, Jokowi mencoba meluruskan pandangan banyak orang sekitar berbgai isu yang dilontarkan kepada diri sang presiden. Berikut torehan tangan Jokowi yang ia tumpahkan dalam akun facebook miliknya beberapa jam lalu.

Menurutnya sekitar bulan Agustus tahun lalu, ada yang menyebut diri seorang pemimpin otoriter.

“Saya benar-benar heran, bagaimana bisa? Saya tidak punya potongan sama sekali sebagai seorang otoriter. Penampilan saya juga tidak sangar. Ke mana-mana saya juga selalu tersenyum.””

BACA JUGA  Jelang Pelantikan Jokowi, Ribuan Mahasiswa Terus Berdemo Tolak RKUP-RUU KPK

“Saya bukan pemimpin otoriter. Saya seorang demokrat. Ciri-ciri demokrat itu bisa menjadi pendengar yang baik, menghargai pendapat orang lain, dan menghargai perbedaan-perbedaan tanpa menjadikannya sebagai sumber permusuhan.”

“Saya ini seorang demokrat,”urainya di hadapan sebelas ribu kader Partai Demokrat yang tengah menghadiri Rapat Pimpinan Nasional partai ini di Sentul International Convention Center, Bogor, siang tadi.

Pada kesempatan itu, dirinya mengajak keluarga besar Partai Demokrat untuk bersama-sama menjalankan agenda bersama yakni membangun kedewasaan berpolitik, etika berpolitik, tata krama dalam berpolitik dan juga keadaban dalam berpolitik.

BACA JUGA  Jokowi Akan Gelar Wayang Kulit Di Istana

“Mari kita mengisi momentum tahun politik ini, dengan tetap saling menghargai dan menghormati antarkontestan, tidak saling mencela atau mencemooh, atau saling menjelek-jelekkan. Kita saling adu ide, adu program, adu gagasan. Berbeda pendapat itu biasa, tapi harus saling menjunjung tinggi adab ketimuran kita serta sopan santun,” tutupnya. (nizar/anov/lintas)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here