BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Paslon 01 Jokowi-Maruf menjawab pertentangan hukum dan HAM yang terjadi di Indonesia agar jangan mempertentangkan antara HAM dan penindakan hukum.

Jokowi memjelaskan apabila ada seseorang yang mendapatkan proses hukum, maka itu memang sudah sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

“Misalnya penahanan terhadap seseorang, itu memang mengambil kemerdekaan seseorang. Tapi kalau ada tersangka korupsi ditahan itu bukan pelanggaran HAM, itu memang prosedur hukum yang harus dilakukan,” jelas Jokowi.

BACA JUGA  Ada Bus Amfibi di Ibukota Baru

Menanggapi hal itu Paslon 02 Prabowo Subianto menyinggung mengenai masa pemerintahan Jokowi selama 4 tahun, ia menyindir bahwa aparat penegak hukum berat sebelah.

“Contoh kalau ada kepala daerah yang dukung paslon 01, itu menyatakan dukungan tidak apa-apa. Tapi ada kepala desa mendukung kami itu ditangkap. Jadi itu tidak adil,” terang Prabowo.

Mendengar pernyataan Prabowo tersebut, Jokowi pun membalas dan mengatakan agar Prabowo tak menuduh seperti itu. Ia menyampaikan agar Prabowo melaporkan saja bila memang memiliki bukti.

BACA JUGA  Jokowi Serahkan 42 SK Hutan Sosial Untuk 8.941 KK

“Kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat hukum. Jangan grusa grusu, misalnya juru kampanye Prabowo. Katanya dianiaya. Kemudian konpers akhirnya apa yang terjadi, ternyata operasi plastik,” balas Jokowi.

“Ini adalah bukti. Ini negara hukum kenapa harus menuduh-nuduh seperti itu,” pungkasnya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here