BERBAGI
Taufik Hidayat .Ist

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik dukungan Pemerintah Jerman dalam meningkatkan konservasi keanekaragaman hayati Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Hal tersebut disampaikan Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufik Hidayat saat memberi sambutan pada acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Input Dokumen Rencana Pengelolaan Kolaboratif TNWK atas Dukungan Asean Heritage Park Periode 2018-2023, Di Swissbell Hotel, Jumat (25/5).

Menurut Taufik, melalui kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Asean Centre for Biodiversity (ACE), Pemerintah Jerman bersedia memberikan dukungan dana kepada TNWK bagi masyarakat sekitar hutan (live/Mood perspective), khususnya yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional.

“Ini merupakan modal dasar pembangunan nasional yang harus dilindungi, dipelihara, dilestarikan dan dimanfaatkan secara optimal bagi kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestariannya,” ujar Taufik.

BACA JUGA  TNWK Jadi Lokasi Kunjungan Bakohumas

Taufik menyebutkan, Kawasan hutan konservasi yang ada di Provinsi Lampung selain TWNK yang meliputi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Cagar Alam Laut Krakatau dan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman.

Pengelolaan Taman Nasional ujar Taufik, selain sebagai upaya perlindungan terhadap keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya. Hal itu hendaknya tetap bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Pada dasarnya semua Sumber Daya Alam (SDA) termasuk SDA hayati harus dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Namun pemanfaatannya harus sedemikian rupa sesuai peraturan perundangan yang berlaku sehingga dapat berlangsung secara lestari baik saat ini maupun untuk masa yang akan datang,” katanya.

Taufik berharap masyarakat menyadari tanggungjawab dalam kegiatan Konservasi.

BACA JUGA  TNWK Jadi Lokasi Kunjungan Bakohumas

“TNWK adalah salah satu taman nasional di Indonesia yang telah dltetapkan sebagai Taman Warisan ASEAN (ASEAN Harritage Park) dengan tujuan utama untuk mempromosikan dan menunjukkan hubungan yang seimbang antara upaya konservasi dan penghidupan masyarakat sekitar. Tidak dipungkiri untuk mancapai tuiuan tersebut, peran para pihak sangat mutlak dalam mendukung keberhasilan pengelolaan kawasan Konservasi di provinsi Lampung,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, akan melibatkan Balai TNWK dan pemangku kepentingan seperti Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dan UPTD KPH Gunung Balak. Juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah, masyarakat lokal yang tinggal di sekitar kawasan TN, organisasi nonpemerintah (LSM) yang bekerja di sekitar TNWK, dan lembaga penelitian maupun perguruan tinggi.

Halaman Selanjutnya  
1
2
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here