Jelang Ramadhan, Disdag Lampura Gandeng Bulog dan Satgas Pangan

Kamis, 17 Maret 2022 | 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Mengenai lonjakan harga bahan pokok di pasar tradisional jelang Ramadhan tahun ini, Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) siapkan langkah konkrit guna menekan harga sembako dipasaran.

Kepala Disdag Lampura, Hendri, saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Kamis, (17/03), mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengetahui adanya lonjakan harga komoditi di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten setempat.

Hal itu berdasarkan laporan yang disampaikan oleh tim monitoring setiap minggunya.

“Sebenarnya kita sudah mengetahui adanya lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan puasa mendatang, dan itu selalu dilaporkan oleh tim monitoring dari Disdag setiap Minggu,” ujar Hendri.

Baca Juga:  Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara

Masih kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait termasuk tim satgas pangan. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengambil langkah konkrit, yaitu melakukan sidak kelapangan bersama tim gabungan.

“Saya masih di Jakarta, dalam waktu dekat kami bakal turun lapangan (sidak), untuk menekan lonjakan harga khususnya kebutuhan pokok menjelang Ramadhan yang sudah dekat waktunya,” imbuh Kadis.

Beberapa waktu lalu, sambung Kadis, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pihak Bulog Lampura untuk menyiasati hal tersebut, dan pihak Bulog menyambut baik rencana untuk mengadakan pasar murah (operasi pasar) yang akan disebar diberbagai titik.

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah

“Kita juga akan pelajari faktor mengenai lonjakan harga komoditi, sebab pasokan sayuran di Lampura saat ini masih mengandalkan dari luar wilayah seperti dari Kabupaten tetangga (Lambar). Tim gabungan dari satgas pangan, lintas sektoral, dan Bulog sepakat untuk adakan pasar murah jika harga-harga masih melambung tinggi,” tutupnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi
Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional
Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD
WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah
Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PAD dan Penertiban Retribusi Infrastruktur Telekomunikasi
Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:38 WIB

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:38 WIB

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:07 WIB

Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:28 WIB

WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:24 WIB

Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:38 WIB

oplus_2

#indonesiaswasembada

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:38 WIB

#indonesiaswasembada

Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:07 WIB

#indonesiaswasembada

WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 12 Jun 2026 - 21:28 WIB