Jelang Ramadhan, Disdag Lampura Gandeng Bulog dan Satgas Pangan

Kamis, 17 Maret 2022 | 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Mengenai lonjakan harga bahan pokok di pasar tradisional jelang Ramadhan tahun ini, Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) siapkan langkah konkrit guna menekan harga sembako dipasaran.

Kepala Disdag Lampura, Hendri, saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Kamis, (17/03), mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengetahui adanya lonjakan harga komoditi di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten setempat.

Hal itu berdasarkan laporan yang disampaikan oleh tim monitoring setiap minggunya.

“Sebenarnya kita sudah mengetahui adanya lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan puasa mendatang, dan itu selalu dilaporkan oleh tim monitoring dari Disdag setiap Minggu,” ujar Hendri.

Baca Juga:  Sambut APEC 2026, Besok Forum Media Asia Pasifik Dibuka

Masih kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait termasuk tim satgas pangan. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengambil langkah konkrit, yaitu melakukan sidak kelapangan bersama tim gabungan.

“Saya masih di Jakarta, dalam waktu dekat kami bakal turun lapangan (sidak), untuk menekan lonjakan harga khususnya kebutuhan pokok menjelang Ramadhan yang sudah dekat waktunya,” imbuh Kadis.

Beberapa waktu lalu, sambung Kadis, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pihak Bulog Lampura untuk menyiasati hal tersebut, dan pihak Bulog menyambut baik rencana untuk mengadakan pasar murah (operasi pasar) yang akan disebar diberbagai titik.

Baca Juga:  1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di 'Canceled'

“Kita juga akan pelajari faktor mengenai lonjakan harga komoditi, sebab pasokan sayuran di Lampura saat ini masih mengandalkan dari luar wilayah seperti dari Kabupaten tetangga (Lambar). Tim gabungan dari satgas pangan, lintas sektoral, dan Bulog sepakat untuk adakan pasar murah jika harga-harga masih melambung tinggi,” tutupnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Beraaudara
Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi
Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS
35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina
Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:49 WIB

Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Beraaudara

Sabtu, 12 September 2026 - 21:23 WIB

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 September 2026 - 21:03 WIB

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Beraaudara

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

#indonesiaswasembada

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:23 WIB

Prabowo-Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kapal Filipinan yang terbakar [NHK]

#indonesiaswasembada

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:53 WIB