BERBAGI

PESISIR BARAT– Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menegaskan, Pemilihan Peratin (Pilperatin) adalah pengakuan keanekaragaman sikap politik dalam bingkai demokrasi di desa.

Hal ini ditegaskan Istilal pada sosialisasi Peraturan Daerah tentang Pilperatin Tahun 2018 di Gedung Serba Guna (GSG) Selalaw Labuhan Jukung Krui, Senin (25/6).

Dikatakan, Pilperatin diatur pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, bahwa pemilihan peratin harus dilaksanakan serentak yang dilaksanakan secara bergelombang paling banyak 3 (tiga) kali dalam jangka waktu 6 tahun.

BACA JUGA  Edward, Ridho Dan PSMTI Buka Bersama

Pemkab Pesbar menurut Istilal, telah melaksanakan pemilihan Pilperatin gelombang pertama 2016, yaitu Pilperatin serentak di 68 pekon dari 116 pekon.

Untuk 2018 akan dilaksanakan Pilperatin serentak gelombang kedua untuk 42 pekon.

BACA JUGA  "Kasman? 'Ora Weruh' Saya"

Selanjutnya ditahun 2020 yang akan datang dilaksanakan pemilihan peratin serentak gelombang ketiga pada 6 pekon.

Bupati menambahkan Pilperatin merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat di tingkat pekon dalam rangka memilih peratin yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. [setia/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here