BERBAGI

Laporan : Fath/ Atr

BANDAR LAMPUNG – Komandan Korem (Danrem) Kolonel Inf Taufik Hanafi meminta kepada intelejen TNI agar tidak kecolongan informasi khususnya untuk melakukan deteksi dini tekait ancaman terorisme.

“Fungsi intelijen untuk melakukan deteksi dini dan melaporkan hal-hal yang dilihat di luar. Itu juga jangan sampai kecolongan,” kata dia di Bandar lampung, Senin (11/2).

Selain untuk deteksi dini, intelijen juga bertugas untuk memonitor wilayah-wilayah untuk mengetahui informasi terkini dengan cara menyatu dengan masyarakat yang ada di sekitarnya.

BACA JUGA  Jaga Stamina, Prajurit Korem 043 Goes Sepeda

“Setelah mendapatkan informasi bisa melaporkan dengan atasan, dan dengan laporan itu lah kita bisa melakukan pencegahan dini terhadap pergerakan-pergerakan yang tidak wajar khususnya pada terorisme maupun paham-paham radikal,” kata dia menerangkan.

Disinggung apakah ada temuan-temuan di lapangan, Danrem mengatakan pihaknya bekerja bukan berdasarkan adanya temuan. Pihaknya bekerja atas dasar untuk melakukan pencegahan dini dari informasi-informasi yang didapatkan di lapangan.

BACA JUGA  Danrem Cek Gudang Senjata Prajurit

“Sepanjang ini kita lihat kondusif dan tidak ada gejolak-gejolak indikasi-indikasi terorisme. Tapi kita tetap melakukan pemantauan dan sebagainya. Secara teknis seperti Babinsa di desa-desa tujuannya disamping mendapat informasi juga mencegah agar masyarakat kita juga tidak terpengaruh seperti paham-paham radikalisme,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here