Indonesia–UEA Rayakan 50 Tahun Diplomatik, Kerja Sama Energi Jadi Fokus

Rabu, 15 April 2026 | 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab di kantor MPR RI, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus menindaklanjuti kerja sama strategis antara kedua negara.

Eddy menjelaskan, kunjungan ini merupakan kelanjutan dari lawatan sebelumnya ke UEA pada Januari lalu.

Dalam kunjungan tersebut, ia bersama delegasi Indonesia, termasuk Menko Pangan, bertemu dengan Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei, yang juga bertindak sebagai utusan khusus pemerintah UEA untuk Indonesia.

“Pertemuan ini menindaklanjuti berbagai pembahasan kerja sama ekonomi, termasuk pengembangan energi terbarukan antara Indonesia dan UEA,” ujar Eddy.

Baca Juga:  Pornas Korpri 2027, Peluang Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung

Salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata berkapasitas 145 MW yang digarap oleh perusahaan energi asal UEA, Masdar.

Proyek ini direncanakan akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen kedua negara dalam transisi energi bersih.

Selain itu, Eddy menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum penting karena menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA.

Ia berharap peringatan ini dapat mendorong peningkatan berbagai inisiatif kerja sama, khususnya di bidang ekonomi dan investasi.

Baca Juga:  Kunjungan DPR RI Diharap Percepat Hilirisasi dan Pengembangan Pariwisata Lampung

“Ini adalah tahun bersejarah bagi kedua negara. Kami berharap hubungan yang sudah erat ini dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bersama,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar UEA juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif yang telah dijalin oleh kedua kepala negara, yakni Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi berbagai program kerja sama strategis yang telah disepakati, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia–UEA ke depan. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Begal!? DOR Kata Irjen Helfi, Ini Dasarnya…
Gelar Jumat Curhat, Polres Mesuji Serap Aspirasi Masyarakat dan Salurkan Paket Sembako
Kapolda Minta Waspada Curanmor, Janji Tindak Tegas Pelaku
Pelaku Curanmor Penembak Alm Arya Supeno Diringkus Aparat, 1 Tewas
SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas
SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan
PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1
BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:55 WIB

Begal!? DOR Kata Irjen Helfi, Ini Dasarnya…

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gelar Jumat Curhat, Polres Mesuji Serap Aspirasi Masyarakat dan Salurkan Paket Sembako

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kapolda Minta Waspada Curanmor, Janji Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:18 WIB

Pelaku Curanmor Penembak Alm Arya Supeno Diringkus Aparat, 1 Tewas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Begal!? DOR Kata Irjen Helfi, Ini Dasarnya…

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:55 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolda Minta Waspada Curanmor, Janji Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:53 WIB

#indonesiaswasembada

Pelaku Curanmor Penembak Alm Arya Supeno Diringkus Aparat, 1 Tewas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:18 WIB

#indonesiaswasembada

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB