Implementasi Ekoteologi, UIN RIL Gandeng REI Lakukan Penanaman Pohon

Kamis, 25 Desember 2025 | 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi melalui kegiatan penanaman pohon bersama Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Lampung, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Dies Natalis ke-57 UIN RIL dan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80.

Penanaman pohon yang berlangsung di lingkungan Kampus Hijau UIN RIL ini mengusung tema “Hijaukan Hati, Suburkan Bumi” sebagai wujud tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjaga kelestarian alam.

Dalam kesempatan tersebut, REI menyerahkan 150 bibit pohon yang terdiri atas 50 tabebuya pink, 50 tabebuya putih, dan 50 pohon tekomas, yang merupakan hasil kebun persemaian REI sendiri.

Baca Juga:  Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat

Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Vegetasi dan Landscape, Djoko Handoko Halim Santoso, menyampaikan bahwa keterlibatan REI dalam kegiatan tersebut sejalan dengan program penanaman pohon yang dijalankan secara nasional.

Menurutnya, sektor real estate tidak hanya membangun rumah bagi manusia, tetapi juga ikut membangun ruang hidup bagi satwa dan menjaga keseimbangan lingkungan.

“Itu komitmen kami, teman-teman REI di Lampung dan di Indonesia, untuk turut menghijaukan dan menjaga alam semesta. Karena setiap daun yang gugur dari pohon yang kita tanam kelak akan bertasbih,” ujarnya.

Baca Juga:  BERITA FOTO: Kecelakaan di Kemiling Rajabasa

Rektor UIN RIL mengapresiasi dukungan REI dan menyampaikan bahwa kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti untuk penataan Kampus Sukarame maupun pengembangan kampus baru di kawasan Kota Baru agar lebih hijau dan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, tokoh masyarakat Lampung, Anshori Djausal, menekankan bahwa implementasi ekoteologi tidak cukup hanya dengan menanam pohon. Menurutnya, pembangunan kampus hijau harus diarahkan pada terciptanya keanekaragaman hayati agar lingkungan kampus menjadi ekosistem hidup bagi manusia dan makhluk lainnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi
Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak
Kuasa Hukum 8 Tersangka Korupsi Jalan di Lampura Bakal Uji Pokok Perkara
4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan
Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia
Trump Dukung Netanyahu Jadi PM Israel Lagi
Iran Ingatkan AS dan Israel; Jangan Miskalkulasi
Keluarga Desak Presiden dan Kapolri Usut Tuntas Kematian Tersangka Dugaan Korupsi di Lampung
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Kuasa Hukum 8 Tersangka Korupsi Jalan di Lampura Bakal Uji Pokok Perkara

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:58 WIB

4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang dilalap api saat aksi unjuk rasa di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Senin, 19 Okt 2026 - 20:15 WIB

Berita Utama

4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:58 WIB

Chen Zhigeng, direktur departemen medis di Wenzhi Traditional Chinese Medicine, mendemonstrasikan sebuah teknik dalam sesi pelatihan di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta, pada 15 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia

Senin, 19 Okt 2026 - 19:53 WIB