BERBAGI

Laporan: Vona/Heri Suroyo
BANDARLAMPUNG-Pertemuan IKA UIN yang dilakukan semalam di Hotel horison Bandarlampung ternyata tidak sebatas menyepakati pengaduan kepada Andi Surya yang telah melakukan pencemaran nama baik perguruan tinggi ke Polda Lampung (15/1).

Alumni UIN bahkan menyerukan untuk tidak memilih Andi Surya pada pemilihan DPD RI mendatang. Menurut juru bicara alumni, Akhmad Rusdi, Andi Surya sangat tidak kompeten dan tidak beradab. “Dia menggeneralisir satu kasus sehingga menimbulkan persepsi negativ. Ini artinya, Andy tidak kompeten dan tidak beradab. Dengan demikian, Andy tidak layak untuk dipilih kembali menjadi anggota DPD RI,”ungkap Rusdi.

Alumni penerima beasiswa supersemar ini mencoba menelisik pernyataan Andi dari berbagai media yang tersebar luas. ..Ini fakta luar biasa jika benar pernyataan Penjab Klasika Een Riansah, Kampus UIN sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi yang berbasis agama justru menjadi sarang maksiat dan hasrat seksual oknum dosen…

“Katakanlah peristiwa yang dijadikan sandaran Andi benar adanya. Dan memang benar terjadi-dan sekarang prosesnya ditangan pihak berwajib, Andi sudah mengeneralisir, Kampus UIN lembaga pendidikan sarang maksiat. Ini kan gak bener. Ini statement sampah,”ujar Rusdi. Oleh karenanya, pantas bagi keluarga besar IKA UIN untuk tidak memilih Andi. Karena yang bersangkutan terlalu sederhana menilai sebuah persoalan, lalu menyimpulkan.

BACA JUGA  Span PTKIN Dibuka Besok, UIN Terima 6000 Mahasiswa

“Saya mewakili teman-teman almuni, didampingi Sekretaris Alumni, perwakilan fakultas Syariah, Ushuludin dan Tarbiyah menghimbau untuk tidak memilih Andi. Pun juga kepada Rektor dan civitas UIN Lampung,”imbuh mantan anggota DPRD Bandarlampung ini.

BACA JUGA  2 Prodi Di UIN Divisitasi BAN-PT

Dikatakan Rusdi yang didampingi Kasmir Hakim, mantan Ketua BPKM, memaparkan kini mahasiswa UIN dibawah pimpinan Prof Dr Moch Mukri tidak kurang dari 27 000 mahasiswa.

“Bisa dibayangkan kalau mereka tersinggung dengan pernyataan yang tidak beradab seperti ini,”pungkas Rusdi. Ketika soal ini dikonfirmasi kepada Andi melalui sambungan telepon pagi ini, Andi enggan berkomentar. “No comment, no comment, no comment,”ujarnya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here