Hepatitis Akut tak akan Menjadi Pandemi

Jumat, 20 Mei 2022 | 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi1 meyakini hepatitis akut yang menyerang anak-anak saat ini tak akan menjadi pandemi seperti covid-19.

Selain menyerang usia balita dan anak-anak, jika mereka ini mengalami mual, muntah dan diare harus cepat dibawa ke rumah sakit, agar bisa cepat ditangani dokter dan cepat sembuh.

Demikian disampaikan Siti Nadia Tarmizi dalam dialektika demokrasi ‘Hepatitis Akut Mengancam, bagaimana antisipasinya?’ bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena (Golkar) dan anggota Komisi IX DPR RI FPDIP Rahmad Handoyo di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (19/5).

Siti Nadia menjelaskan jika WHO pun belum menemukan penyebab berikut definisi hepatitis akut tersebut. WHO hanya minta masyarakat dunia berhati-hati dan jika anak-anak alami mual, muntah dan diare segera bawa ke dokter agar dapat pertolongan.

Baca Juga:  Komisi III DPR Desak Tegakan Keadilan Substantif dalam Kasus Amsal Sitepu

“Kategorinya masih berkembang dan dipastikan bukan dari bakteri atau mutasi dari covid-19,” ujarnya.

Faktor resikonya juga belum diketahui. Karena itu kata Siti Nadia, untuk mencegahnya sama seperti covid-19; cuci tangan, jaga jarak, pakai masker, tidak berbagi alat makan dengan orang lain, dan sebagainya. Sehingga untuk anak-anak yang sekolah tatap muka pun tak perlu ada evaluasi.

“Nanti Kemendikbud akan keluarkan surat edaran untuk mencegah penularan hepatitis itu,” jelas Siti Nadia.

Kasus ini juga tak perlu satgas, karena kecil. Di dunia baru ada 436 kasus. Di Indonesia yang terbanyak di DKI Jakarta ada 5 kasus, Jatim 2, Jabar 1, Jateng 1, Bali 1, Sumbar 1 kasus dan lain-lain.

Anggota DPR Fraksi Golkar, Melky Laka Lena menegaskan Kkomisi IX DPR pada Senin depan akan rapat dengan Kemenkes RI untuk membahas langkah-langkah pencegahan dan mengetahui penyebab hepatitis akut ini. Dimana anak usia sebulan sampai 6 tahun merupakan paling rentan terhadap penyakit ini.

Baca Juga:  Setjen DPR RI Terapkan Langkah Efisiensi, Indra Iskandar Pastikan Layanan Kedewanan Tetap Optimal

Karena itu kata politisi Golkar itu, prokes harus diaktifkan kembali. Yang paling penting, pemerintah harus terus mengedukasi masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan menjaga pola hidup sehat.

Anggota DPR FPDIP Rahmad Handoyo juga menyatakan sama, bahwa masyarakat harus memahami dan mengenali gejala hepatitis akut ini. Karena itu, penting apa penyebabnya, indikator, dan definisi penyakit ini. “Para ahli yang bisa menjawab ini agar masyarakat bisa terhindari dari hepatitis ini. Semua harus belajar dari covid-19,” ungkapnya.(“)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Pura Mahasiswa Hindu di Unila
Tutup Total SPPG yang Timbulkan Keracunan!
Justice Run, Gubernur Mirza Ajak Jadikan Olahraga jadi Gaya Hidup
Hakaaston Gelar Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha
Halalbihalal PW Fatayat Nahdlatul Ulama Lampung, Wirdayati Ajak Pengurus Perkuat Sinergi Program
Lestari Moerdijat: Pendamping Anak Harus Terampil untuk Peningkatan Literasi Generasi Penerus
Kedapatan Memiliki Sabu, Pria Asal Jawa Tengah Ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mesuji
Sat Lantas Polres Mesuji Gelar Tasi Berkah, Bagikan Puluhan Nasi Kotak Untuk Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 12:31 WIB

Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Pura Mahasiswa Hindu di Unila

Senin, 6 April 2026 - 06:10 WIB

Tutup Total SPPG yang Timbulkan Keracunan!

Minggu, 5 April 2026 - 13:32 WIB

Justice Run, Gubernur Mirza Ajak Jadikan Olahraga jadi Gaya Hidup

Minggu, 5 April 2026 - 08:50 WIB

Hakaaston Gelar Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha

Sabtu, 4 April 2026 - 19:19 WIB

Lestari Moerdijat: Pendamping Anak Harus Terampil untuk Peningkatan Literasi Generasi Penerus

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Tutup Total SPPG yang Timbulkan Keracunan!

Senin, 6 Apr 2026 - 06:10 WIB

#indonesiaswasembada

Justice Run, Gubernur Mirza Ajak Jadikan Olahraga jadi Gaya Hidup

Minggu, 5 Apr 2026 - 13:32 WIB

#indonesiaswasembada

Hakaaston Gelar Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha

Minggu, 5 Apr 2026 - 08:50 WIB