BERBAGI

Laporan : Nara/ Fath/ Atr
MESUJI – Harga getah karet di Kabupaen Mesuji terus merosot. Dalam beberapa hari terakhir anjlok ke angka terendah yakni hanya Rp6.000/kg.

“Harga karet basah Rp6.000/kg, sementara harga karet kering Rp7.500/kg,” kata Teguh, salah satu petani karet di Desa Simpang Pematang Kecamatan simpang pematang, Minggu (10/2).
Menurutnya, dalam enam tahun terakhir, saat ini harga karet menyentuh harga paling rendah sehingga merugikan petani setempat, karena beban biaya perawatan perkebunan karet tidak sebanding dengan pendapatannya.

BACA JUGA  Waduh, Harga Sawit Anjlok

Menurut dia, petani karet terpuruk dengan harga getah karet sekarang karena pendapatannya menurun, padahal produksi karet lagi meningkat volumenya di musim hujan.

Petani karet lainnya, Srianti , mengaku bahwa harga getah karet sekarang tidak mampu menutup biaya perawatan kebun, seperti mengganti biaya tenaga penyadap karet.

BACA JUGA  Hujan, Produktivitas Karet Menurun

“Tidak ketemu hitungannya kalau harga cuma Rp6.000/kg, harapan petani minimal Rp10 .000/kg,” tambahnya.

Ia juga mengharapkan pihak terkait dapat membantu petani untuk menstabilkan harga karet yang saat ini masih menjadi andalan tumpuan pendapatan petani dari sektor perkebunan di Mesuji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here