Gubernur Mirza: APPSI Memastikan Program Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengikuti Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang membahas program kerja tahun 2026 serta penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Rapat berlangsung di Hyatt Regency Bali, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (13/2/2026).

Pertemuan tersebut merupakan rapat perdana jajaran pengurus setelah Musyawarah Nasional (Munas) VII APPSI yang digelar pada 23 Oktober 2025 di Jakarta. Selain membahas agenda kerja 2026, pengurus melakukan pencermatan terhadap AD/ART sebagai bagian dari penguatan kelembagaan organisasi.

Rapat ini juga menjadi tindak lanjut pengukuhan masa bakti pengurus periode 2025–2029 yang dilaksanakan pada 10 November 2025 di Ibu Kota Nusantara.

Ketua Umum APPSI Rudy Mas’ud menegaskan komitmen seluruh pengurus untuk membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap dinamika pemerintahan dan kebutuhan daerah.

“Semua pengurus APPSI memiliki komitmen bersama untuk membangun organisasi yang lebih kuat dan responsif,” ujar Rudy.

Ia menyatakan, APPSI tengah menyiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) guna menyempurnakan AD/ART organisasi. Menurutnya, identitas organisasi belum mengalami perubahan sejak 2015 sehingga memerlukan pembaruan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Lampung Dukung Kontingen LPTG Ikuti Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XII di Jambi

“Identitas organisasi belum berubah sejak 2015, sehingga kita membutuhkan landasan konstitusi yang lebih adaptif dan visioner,” jelasnya.

Dalam implementasinya, APPSI akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) setiap tahun untuk mengevaluasi program sekaligus menetapkan prioritas kerja berikutnya. Organisasi ini juga akan memfasilitasi pertemuan gubernur dengan Presiden dan para menteri secara berkala dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

APPSI menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi daerah guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan Indonesia.

Pada 2026, APPSI menjadwalkan lima Focus Group Discussion (FGD) yang akan digelar di Jakarta, Maluku, dan Kalimantan Tengah. FGD tersebut akan membahas optimalisasi APBD, Dana Bagi Hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan sektor pertanian dan energi nasional.

Selain itu, organisasi juga merencanakan kegiatan orientasi pemerintahan di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Dua lokakarya turut diagendakan untuk membahas pemberdayaan UMKM serta strategi menarik investasi berbasis penciptaan lapangan kerja di daerah.

Baca Juga:  APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

Gubernur Mirzani Djausal menegaskan seluruh daerah sepakat memperjuangkan program bersama pemerintah pusat melalui wadah APPSI.

“Program-program daerah akan kita perjuangkan bersama melalui APPSI dan bersinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antarpemerintah provinsi menjadi kunci dalam memperkuat posisi daerah di tingkat nasional. Menurutnya, forum APPSI harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyelaraskan kebijakan, bertukar praktik terbaik, serta membangun komitmen bersama dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Kami memandang APPSI sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan solidaritas antarprovinsi, dan memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat daerah,” ujar Gubernur Mirza.

Rapat di Bali ini menandai langkah awal konsolidasi pengurus APPSI periode 2025–2029 dalam memperkuat peran strategis gubernur sebagai representasi pemerintah pusat di daerah sekaligus motor penggerak pembangunan wilayah. []


Penulis : Desty


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Bali Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB