Gubernur Lampung Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dengan PLN

Jumat, 2 Mei 2025 | 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi Lampung saat ini terus melaksanakan pembangunan di berbagai sektor dan berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal terus mendorong dan menegaskan pentingnya peran serta aktif dan kolaborasi antara Pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat menerima Audiensi dari General Manager PLN UID Lampung Muhammad Joharifin bertempat di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Jumat (02/05/2025).

“Terima kasih kepada teman-teman PLN yang hadir pada kali ini, bisa audiensi, saya senang sekali bisa bersilaturahmi. Ada beberapa permasalahan di Provinsi Lampung yang memang kami harus berkolaborasi dan kerja sama yang baik dengan teman-teman PLN,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah berupaya menjaga produktivitas gabah, padi dan jagung dengan harga serapan yang baik dan juga terus berupaya mengupayakan pemerataan pembangunan.

Gubernur Mirza menekankan pentingnya dukungan infrastruktur energi guna mendukung program hilirisasi produk pertanian dan pemerataan pembangunan perekonomian di Provinsi Lampung.

“Tentunya kami sadar semua hal tersebut tidak akan berjalan tanpa dukungan energi dan ini kita coba akan selaraskan dengan program-program kerja PLN. Kami juga melihat masih ada beberapa titik, beberapa desa yang memang belum tersentuh dengan jangkauan jaringan PLN. Pak presiden ingin seluruh desa di Indonesia ini sudah mulai terkoneksi bahkan terhubung dengan internet,” tegasnya.

Baca Juga:  Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Gubernur Mirza juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dimulai dari desa, roda perekonomian tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan sumber daya energi yang mencukupi.

“Fokus program kami adalah bagaimana memaksimalkan pertumbuhan ekonomi kita itu akan dimulai dari desa, dan ini tidak akan bisa berjalan kalau eneginya tidak ada,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Lampung Muhammad Joharifin menjelaskan bahwa saat listrik merupakan salah satu indikator dalam pertumbuhan ekonomi.

“Listrik itu adalah indikator pertumbuhan ekonomi atau kondisi ekonomi. Kalau kondisi ekonomi itu naik jelas pemakaian listrik itu naik. Jadi salah satu indikator untuk melihat ekonomi Lampung seperti apa ya kita bisa melihat dari pergerakan pemakaian listrik,” jelasnya.

Joharifin juga menyatakan dukungannya kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan energi. PLN telah melakukan sejumlah upaya dalam mewujudkannya.

“Kami mensupport terkait kesiapan Makan Bergizi Gratis. Untuk MBG ini kami sudah tidak ada isu jadi kami akan mendorong, kami juga sudah melakukan pengecekan instalasi dan kecukupan daya dan rekonfigurasi keandalan, kami memang harus menjaga keandalan jangan sampai terjadi gangguan dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga:  Lampung Dukung Kontingen LPTG Ikuti Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XII di Jambi

Selain mendukung program MBG melalui pelayanan supply listrik, PLN juga memberikan dukungannya melalui Gardu Induk Kotabaru yang didedikasikan untuk menyuplai kawasan Kotabaru sejak 2020, layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan home charging bagi pengguna kendaraan listrik, kesiapannya dalam mendukung pertumbuhan industri dengan memberikan layanan energi bersih serta berperan aktif dalam menggerakkan roda bisnis di Provinsi serta Elektrifikasi sistem pertanian dan petemakan menuju Lampung lumbung pangan nasional.

Diakhir Joharifin menegaskan bahwa PLN UID Lampung siap mendukung dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di provinsi Lampung melalui ketersediaan energi listrik.

“Kami mohon masukan saran apa yang sekiranya bisa kami support, mendukung pertumbuhan ekonomi, untuk peningkatan pelayanan apapun yang berkaitan dengan kelistrikan, insyaallah kami siap mendukung,” pungkasnya.


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : PLN, Diskominforik

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Udara Bandarlampung Aman!
Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok
Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi
Permata Gelar Istighosah Di Kasui
Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut
Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Udara Bandarlampung Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Berita Terbaru

Berita Utama

Udara Bandarlampung Aman!

Minggu, 18 Okt 2026 - 21:54 WIB

Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mempelajari pertanian cerdas dalam kunjungannya di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:38 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha di Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:32 WIB

Berita Utama

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:04 WIB

Para petani Palestina terlihat di sebuah pos pemeriksaan militer Israel setelah pasukan tersebut mencegah mereka memanen zaitun di lahan mereka, di Desa Salem, sebelah timur Nablus, di Tepi Barat, pada 17 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:28 WIB