BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – DPP Partai Golkar melakukan Bimbingan Teknis Pelatihan saksi untuk Pemilu 2019 yang diikuti utusan saksi dari 34 Provinsi yang akan berlangsung mulai tanggal 30-31 Januari 2019 di kantor DPP Partai Golkar Jakarta.

Bimtek dibuka langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto, didampingi Sekjen Ludwiq F Paulus dan Bendahara Umum Robert J Kardinal.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam sambutannya menjelaskan salah satu infrastruktur partai yang penting dalam pemilu adalah saksi. Saksi yang militan menjadi kunci dalam pemenangan pemilu, khususnya dalam mengamankan perolehan suara partai di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

BACA JUGA  Golkar Kota Musda, Rycko: Pilkada Harus Menang

“DPP dan Badan Pemenangan Pemilu jauh-jauh hari telah memberikan instruksi kepada semua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk melakukan rekrutmen saksi sedini mungkin sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan. Sekurang-kurangnya setiap TPS ada seorang saksi,” jelasnya.

Airlangga mengaku telah menginstruksikan kepada seluruh kadernya agar disiapkan pula saksi di tingkat PPK (kecamatan), KPUD Kabupaten/Kota, Propinsi dan tingkat Pusat. Tugas para saksi adalah mengikuti seluruh rangkaian penghitungan suara mulai dari TPS sampai di tingkat KPU.

BACA JUGA  Takut Elektabilitas Terganggu, Golkar Pecat Bowo Sidik Pangarso

Untuk mempermudah kerja saksi, Bappilu Partai Golkar menetapkan kebijakan membuat sistem aplikasi saksi.

“Tujuannya, untuk memperlancar pelaporan hasil hitung suara yang diperoleh Partai Golkar. Jika sistem tersebut berjalan dengan sukses, maka untuk pertama kalinya Partai Golkar mempunyai sistem hitung suara cepat dalam pemilu,” pungkas Airlangga.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here