Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Menjelang Hari Raya Idul adha, terjadi kelangkaan tabung gas LPG ukuran 3 Kg di sejumlah pedagang warung di beberapa wilayah kabupaten Lampung Utara.

Kelangkaan gas bersubsidi itu, kalau pun ada barangnya harga jual ditingkat warung cukup tinggi mencapai harga Rp25 ribu/tabung gas.

Pemilik warung penjual tabung gas, Jemu (50), beralamat di Jalan Elang II, Kelurahan Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan kepada Lintaslampung.com sabtu, (25/07) mengatakan kelangkaan LPG 3 Kg sudah terjadi hampir dua minggu ini.

BACA JUGA  Covid-19 Kian Serius, Minim Ventilator

Ia menjual dalam satu tabung gas LPG ukuran 3 Kg  sebesar Rp. 25 ribu/tabung. Dia juga terpaksa menaikan harga karena harga beli dari tingkat pengecer harganya sudah naik karena barang langka.

Hal yang sama dikatakan Purnomo (45), pedagang warung menjual gas LPG wilayah kelurahan Kota Alam mengatakan saat ini untuk mendapatkan barang sulit dan dibatasi oleh pengecer.

“Biasanya warung miliknya dalam sehari  mendapat jatah diatas 10 tabung gas 3 Kg, kini hanya mendapat 5 tabung dan ia menjual dalam setiap satu tabung gas Rp25 ribu/tabung gas,” ujarnya.

BACA JUGA  Lampura Komitmen Tindak Lanjuti Pengaduan Covid-19

Seorang ibu rumah tangga, yuni (27), warga Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan mengatakan, saat ini para ibu rumah tangga di pusingkan dengan kelangkaan barang tabung gas LPG ukuran 3 Kg.

“Selain barang susah didapat dari warung-warung, kalaupun ada barang hargaya sudah mahal,” katanya.

Dia berharap pihak terkait untuk dapat menangani kelangkaan tabung gas subsidi menjelang Hari Raya Idul adha yang terjadi di Kotabumi kususnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here