Laporan: Nara J Afkar

MESUJI–Usaha Kuliner di Bumi Ragab Begawe Caram memang cukup menjanjikan. Hal itu mengingat di Kabupaten yang merupakan pemekaran dari Induknya Kabupaten Tulang Bawang itu memang sedang ramai karena banyak pendatang dari luar daerah tersebut yang tengah mengadu nasib mencari peruntungan disana. Mulai dari CPNS, Pengusaha bahkan petani.

Pasalnya, di Mesuji memang peluang usaha kuliner masih sangat besar karena belum banyak pengusaha kuliner seperti didaerah lain. Seperti salah satu contoh Kuliner yang belum lama muncul tapi cukup diminati di masyarakat Mesuji. Ya, Nasi Pincuk, yang merupakan kuliner khas Kota Semarang itu sekarang ada di Mesuji. Tepatnya, di Desa Brabasan, di didepan Kantor KPUD Mesuji. Kuliner nasi pincuk ini cukup ramai dikunjungi pembeli setiap sorenya.

Puji (45) Pemilik usaha kuliner tersebut mengatakan bahwa sejak dulu memang usahanya jualan yaitu membuka warung makan, namun ketika menjelang sore dia kembali menjajakan makanan khas Semarang yaitu nasi pincuk seperti di daerah jawa dengan harga Rp.10.000 rupiah saja per porsinya, kuliner yang merupakan perpaduan nasi liwet yang dilengkapi dengan beberapa jenis sayur dan lauk-pauknya berupa tahu-tempe bacem dan telur serta ada tambahan peyek ikan asin itu sangat digemari masyarakat dari semua kalangan.

BACA JUGA  Babinsa Mesuji Tekankan Ronda Malam

Selain harganya yang terjangkau, menu yang ditawarkan pun cukup lengkap dan mengenyangkan.

“Ide berjualan nasi pincuk ini berawal dari anak saya yang kebetulan kuliah di Kota Semarang, masa liburan pulang ke Mesuji, kami coba untuk jual disini, mulai buka sejak pukul 16.00 wib sampai dengan pukul 21.00 wib,” jelas Puji kepada media ini rabu sore (13/01).

Kendati belum lama berjualan Nasi Pincuk itu, Omset nya perhari lumayan menggiurkan. Puji mengaku hari pertama buka bisa menjual sebanyak 9 kilogram beras dan hari kedua mencapai 18 kilogram, dan terus meningkat di hari-hari berikutnya bervariasi 10- 15 Kg dengan penghasilan terbesar yang pernah dia perolehnya bisa mencapai Rp. 2,5 juta rupiah per harinya.

BACA JUGA  PAN Mesuji Target Jadi Pemenang Pemilu

Ditempat yang sama Agus Setia (21) putri sulung Puji yang juga salah satu mahasiswa dari salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Kota Semarang mengaku mencoba menekuni usaha tersebut lantaran dia kuliah di Semarang dan mencoba membuka usaha tersebut dengan mencontoh apa yang dilihat di Kota Semarang.

“Saya kuliah di Semarang jurusan hukum, dan Alhamdulillah jualannya lumayan banyak pembelinya ternyata peminat nasi pincuk disini banyak juga,” imbuhnya

Misdi salah satu pembeli mengatakan bahwa dia penasaran dengan rasanya dan tertarik untuk membeli nasi pincuk. Sebab, setiap sore saat melintas dilokasi sang penjual nasi pincuk, dilihatnya selalu ramai di warung tersebut.

“Ya, saya baru pertama kali membeli nasi pincuk ini karena saya penasaran pengen mencoba seperti apa rasanya, tapi karena saya buru-buru saya beli ini minta dibungkus aja gak makan ditempat,”singkatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here