Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong agar DPR RI untuk tetap membentuk panitia khusus atau pansus kasus Jiwasraya.

” Itu hasil Kunker Anggota DPR FPKS ke dapilnya yang meminta agar dibentuk Pansus Jiwasraya dan Interpelasi BPJS,” tegas Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR Jakarta, Rabu (15/1).

Ia menilai pansus dapat lebih objektif dibandingkan panja dan akan terang benderang kasus jiwasraya itu.

“Bahwa proses pembentukan pansus tidak memakan waktu lama seperti yang disampaikan Dasco mengenai alasan DPR lebih memilih membentuk panja,” kata Jazuli.

BACA JUGA  Sinergi DPR-Wartawan Wujudkan Parlemen Modern

“Sebenarnya kalau masalah lama dan cepat itu tergantung. Bikin undang-undang juga ada yang cepat, bukan sekadar pansus, kalau mau cepat, gitu lho. Cuma kan masalahnya kita ingin lebih objektif, panja ini kan daya kekuatannya tidak seluas pansus. Pansus ini kan akan melintasi berbagai macam komisi, lembaga, dan kementerian terkait nantinya,” tambahnya.

BACA JUGA  DPD Gelar RDP 1.000 Desa Bambu

Sementara itu, terkait pernyataan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco yang menyebut bakal membentuk panja dibanding pansus, Jazuli enggan menjawab gamblang PKS menyetujui atau tidak. Terpenting, kata Jazuli, PKS bakal tetap memperjuangkan pembentukan pansus.

“Saya tidak mau berdebat tentang setuju tidak setuju inilah perjuangan PKS membentuk pansus. Kita akan mengajak seluruh fraksi yang lain untuk bicara bersama-sama kan di DPR ini adalah suara fraksi-fraksi itu juga memiliki bobot masing-masing,” pungkas Jazuli.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here