BERBAGI
illustrasi

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami saat memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi pada Kamis (24/1). Salah satunya adalah seberapa jauh Imam mengetahui peristiwa permohonan dana hibah oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Sepeti seberapa jauh pengetahuan saksi mengenai rangkaian peristiwa yang sedang didalami, seberapa jauh pengetahuan saksi terkait dengan alur dan proses pengajuan proposal,” kata Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta, Kamis malam.

Menurutnya hal yang didalami pada pemeriksaan Menpora adalah dalam konteks persetujuan proposal. Khususnya bagaimana porsi dan peran Menpora dalam persetujuan proposal dana hibah tersebut berkaitan perintah yang diberikan kepada bawahannya.

BACA JUGA  Yusdianto: KPK Harus Kejar Pemberi Fee ZH

“Apakah memberikan persetujuan langsung atau memberikan delegasi ke bawahannya. Bawahannya itu bisa di level Deputi atau bawahannya yang lain,” ujar Febri.

Dalam pemeriksaan itu, KPK juga melakukan klarifikasi terkait adanya barang bukti yang disita dari ruang Menpora dan di Kantor KONI. Febri mengatakan, pihaknya juga menduga sudah ada komunikasi sebelum proposal diajukan.

Febri menambahkan, proposal dana hibah diduga hanya semacam formalitas saja. “Siapa saja yang berkomunikasi, siapa saja yang berhubungan. Bagaimana deal itu terbentuk tentu saja belum bisa kami sampaikan saat ini tapi itu pasti kami dalami,” pungkasnya.

BACA JUGA  ABN-Anjar Ke Sukamiskin

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut yaitu sebagai pemberi Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH) dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA). Sedangkan sebagai penerima adalah Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana (MUL), Adhi Purnomo (AP) selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora serta Eko Triyanto (ET) yang merupakan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here