BERBAGI

Soal Penghapusan Bagasi Cuma-cuma

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan memanggil Kementerian Perhubungan serta manajemen maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air terkait pencabutan bagasi cuma-cuma yang diberlakukan mulai Selasa (8/1). DPR ingin mendapatkan penjelasan mengenai alasan maskapai menghapuskan fasilitas tersebut.

“Kami segera memanggil Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub serta manajemen dua maskapai itu terkait persoalan yang menimbulkan keresahan publik dalam beberapa hari terakhir,” kata Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis dalam keterangan tertulis di Jakarta Senin (7/1).

BACA JUGA  Pemekaran Papua Harus Bersinergi Dengan Otsus

Fary meminta operator penerbangan nasional (lion-red) senantiasa melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketika ada perubahan prosedur operasional. Oleh karena itu, pencabutan bagasi cuma-cuma seharusnya disampaikan terlebih dahulu oleh Lion dan Wings Air ke Kemenhub.

BACA JUGA  Fahri: Pemerintah Belum Kucurkan Dana Ke Lombok

Ia juga meminta operator maskapai penerbangan nasional menyosialisasikan pengaturan bagasi berbayar kepada seluruh konsumen dan masyarakat agar tidak terjadi miskomunikasi.

“Operator maskapai penerbangan juga harus meningkatkan standar keselamatan dan keamanan penerbangan, serta meningkatkan pengawasan terhadap bagasi yang sebelumnya gratis menjadi berbayar,” ujarnya.

“Jangan sampai pencabutan itu tidak dibarengi dengan peningkatan standar keselamatan serta keamanan bagasi,” pungkas Fary.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here