BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Kebijakan penurunan Harga BBM non subsidi sebagai pemoles untuk mencuri simpati masyarakat.

“Ya saya kira biasa, mau mencari simpati dengan menurunkan,” kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung DPR,Jakarta, Senin (11/2).

Menurutnya beban masyarakat terlalu berat, kenaikan sudah terlalu banyak selama ini dan melihat beban masyarakat terlalu berat, masyarakat sudah terlalu lemah daya belinya.

“Penurunan harga BBM tidak serta merta meringankan beban masyarakat secara signifikan,” tegas Fadli

BACA JUGA  Pinangki Tersangka, Jaksa Harus Ungkap Semua yang Terlibat

“Tidak signifikan sekali ya, tidak mengurangi daya beli masyarakat yang sudah terlanjur jatuh. Jadi sekali lagi ya ini saya kira bagian dari upaya mencari simpati aja,” pungkasnya.

Harga BBM mengalami penurunan terhitung mulai hari ini. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan penurunan harga tersebut karena adanya perubahan formula penetapan harga BBM.

Peraturan Menteri ESDM No. 34 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perjanjian Harga Jual Bahan Bakar Minyak Eceran dan Keputusan Menteri ESDM No.19 K / 10 / MEM / 2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perbandingan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan / atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan SPBN yang efektif sejak tanggal 1 Februari 2019.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here