BERBAGI

Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA-Tidak ada yang boleh mendompleng program dana desa untuk kepentingan tertentu. Demikian diungkap Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

Menurutnya, dari pengamatan yang terjadi dilapangan, tidak sedikit menteri yang mengkampanyekan dana desa untuk kepentingan Joko Widodo (Jokowi).

“Dana Desa merupakan amanat UU Nomor 6/2014 tentang Desa. Jadi siapa pun presidennya, dana itu akan tetap ada. Secara teori, besaran Dana Desa tentu saja akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya besaran APBN. Dua hal ini perlu disampaikan kembali kepada masyarakat, terutama aparat desa, agar mereka tak menjadi korban penyesatan informasi sekaligus korban kampanye terselubung oleh pihak yang sedang memerintah. Dana Desa adalah perintah UU, dana dari rakyat kembali ke rakyat, bukan dari petahana,” kata Fadli.

BACA JUGA  Fadli Zon: Indonesia Kirisis Pakan Jagung

Kedua menteri yang dituding Fadli mengkampanyekan Jokowi lewat Dana Desa ialah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo.

BACA JUGA  Bamsoet: Dukungan Capres 01 Oleh Polisi Harus Diungkap Kebenarannya

Fadli mengatakan Tjahjo memberikan pernyataan yang menyesatkan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para kepala desa dari seluruh Indonesia di Jogja Expo Center (JEC) pada 25 Juli 2018 lalu.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here