Dukung Pembentukan PJS di Gorut

Jumat, 8 Juli 2022 | 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Mantan Jurnalis Koran Harian Limboto Expres, Matran Lasunte, mendukung dibentuknya Perhimpunan Jurnalis Siber (PJS) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), yang dinahkodai salah satu Jurnalis Gorontalo Utara, Mohamad Yusrianto Panu.

Hal itu diungkapkan Mantan Jurnalis yang kini telah menjadi salah satu Anggota DPRD di bumi Gerbang Emas (Gorontalo Utara) itu, saat ditemui di Warkop Republik, Kota Gorontalo, Kamis (08/07).

Menurutnya, antara Jurnalis dengan Anggota DPRD mempunyai fungsi yang sama yakni fungsi kontrol, yang tentunya tujuannya untuk kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang.

“DPR melakukan fungsi kontrol, jurnalis juga melakukan hal yang sama. Apa yang disampaikan adalah sebuah pokok pikiran oleh DPR, karena ada fakta di lapangan yang mengharuskan itu kita sampaikan. Sama seperti pekerjaan Jurnalis, bahwa ada fakta di lapangan yang harus diwartakan yang harus diketahui,” ungkapnya.

Baca Juga:  Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Mantan Jurnalis majalah Limboto Expres itu menjelaskan, profesi Jurnalis atau Wartawan merupakan profesi yang mulia, yang tentunya dengan tetap memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik.

“Dan sedapatnya, kita tidak memasukan interpretasi pribadi dalam melakukan atau mewartakan. Apa yang menjadi interpretasi pribadi, tentu ada kolom tersendiri, ada kolom Opini. Tentu saja, dengan tidak melampaui kebijakan redaksional,” jelas Matran.

Baca Juga:  Dari Lumbung Pangan Jadi Lumbung Energi, Gubernur Mirza Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol

Ia mengatakan, antara Jurnalis dan DPRD karena memiliki kemiripan fungsi, sudah sewajarnya antara Jurnalis dan DPRD saling mendukung, baik secara profesi dan dalam berbagai lini kehidupan.

“Ada bayang-bayang intimidasi kepada teman-teman Jurnalis, itu adalah bagian dari tantangan sebenarnya. Berarti, ada satu penghargaan khusus, bahwa Jurnalis jangan dipandang sebelah mata. Ketika ada intimidasi, ada yang merasa terganggu yang sebenarnya mereka sadari, bahwa semua baik-baik saja dan tidak perlu ada yang merasa terganggu. Kalau semua normal-normal saja, gak ada yang perlu terusik,” kata Matran.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas
ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”
Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah
Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat
Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:47 WIB

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Berita Terbaru

Berita Utama

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 16:37 WIB

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB

Berita Utama

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:49 WIB

Rapat Dengar Pendapat Terkait Rol Sumatera

Berita Utama

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita Utama

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:47 WIB