BERBAGI

Laporan : Rudi Alfian / Ilham Prayogi

LAMPUNG UTARA – DPRD Kabupten Lampung Utara akhirnya mengesahkan RAPBD Perubahan Tahun 2018 dalam rapat paripurna hari ini (28/09) diruang sidang paripurna DPRD setempat.

Kali ini Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I NURDIN HABIM, dihadiri oleh 30 orang anggota dewan lainnya. Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, tokoh masyarakat, Sedangkan dari pihak eksekutif dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Utara AGUNG ILMU MANGKUNEGARA.

Tri Purwohandoyo, juru bicara badan anggaran DPRD Lampung Utara pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2018 mengatakan hasil pembahasan, penyesuaian capaian target kinerja dan keuangan Pemda yang disetujui bersama dengan DPRD Lampung Utara, keadaan yang menyebabkan saldo anggaran secara umum diarahkan perencanaan strategis, dilaksanakan SKPD. Kegiatan yang tertuang dalam APBD sebagai bentuk investasi pembangunan, pelayanan kegiatan. Dibidang pendidikan, sarana dan prasarana serta kesehatan menjadi prioritas utama.

BACA JUGA  Pansus LKPJ Sampaikan 8 Poin Penting

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Lampung Utara tahun 2018, diasumsikan mengalami kenaikan kurang lebih sebesar Rp.101 Miliar.

Dimana, sebelumnya dianggarkan sebesar Rp1,8 Triliun, dalam APBDP diperkirakan akan mencapai Rp1,9 Triliun lebih.

Total RAPBDP tahun 2018 diasumsikan mengalami kenaikan sebesar Rp101 Miliar. Jika total APBD 2018 sebesar Rp. 1.897.967.275.936, maka total RAPBDP kali ini mencapai Rp. 1.999.667.666.846, ujar beliau.

Ditambahkan, dalam RAPBDP anggaran belanja daerah Lampura direncanakan sebesar Rp. 1.949.407.848.059. Belanja daerah ini terdiri dari dua kelompok belanja. Yakni belanja tidak langsung dan belanja langsung.

”Belanja tidak langsung Lampura mencapai kurang lebih Rp. 1,026 Triliun, sedang anggaran belanja langsungnya mencapai kurang lebih Rp. 922 Miliar,” katanya.

BACA JUGA  DPRD Mesuji Reses

Disebutkan, PAD diasumsikan yang awalnya hanya sebesar Rp. 133.231.503.583 dalam APBD 2018, kini mengalami kenaikan menjadi Rp. 204.548.662.988, pada Rancangan APBDP.

Namun, untuk dana perimbangan mengalami penurunan dari Rp. 1.323.932.496. 797, menjadi Rp. 1.301.815.728.302. ”Sementara lain – lain pendapatan asli daerah yang sah naik dari Rp 440.803.275.556 menjadi Rp 493.303.275.556,” ujarnya.

Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD lampura telah menyelesaikan pembahasan RAPBD Perubahan.

Setelah ditetapkannya, selanjutnya disampaikan kepada gubernur Lampung untuk di evaluasi. Setelah ditetapkan menjadi perda sebagai langkah pembangunan Kabupaten Lampung Utara. Dirinya juga meminta kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah untuk bisa bekerjasama dengan pihak legislatif.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here