DPR Siap Fasilitasi Aspirasi Buruh yang Disampaikan Secara Damai

Sabtu, 14 Mei 2022 | 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mempersilakan buruh yang hendak menggelar aksi memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional di depan Gedung DPR. Meski begitu, ia mengimbau agar aspirasi buruh disampaikan secara damai.

“Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak konstitusi setiap warga negara. Namun kami berharap kepada teman-teman buruh yang akan menggelar aksi hari ini untuk menyampaikan aspirasi secara tertib,” kata Puan, Sabtu (14/5).

Peringatan May Day oleh gabungan kelompok buruh akan dilakukan di depan Gedung DPR dan puncaknya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dalam perayaan yang bertajuk ‘May Day Fiesta’. Puan berharap peringatan May Day dilakukan secara bertanggung jawab.

Baca Juga:  Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

“Sebagai representasi rakyat, DPR siap memfasilitasi aspirasi-aspirasi buruh. Silakan menggelar aksi, termasuk di depan Gedung DPR, tapi sampaikanlah secara damai,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan juga berharap peserta aksi May Day menghindari apabila ada pihak-pihak yang bermaksud melakukan provokasi. Ia meminta agar aksi demo jangan sampai merugikan masyarakat umum.

“Kita tidak ingin ada lagi peristiwa kekerasan dalam aksi penyampaian pendapat seperti yang terjadi dalam aksi demo beberapa waktu lalu. Tak boleh ada ruang sedikitpun terhadap aksi-aksi kekerasan,” tegas Puan.

Lebih lanjut, mantan Menko PMK tersebut mengingatkan supaya demo buruh dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Puan mengatakan, setiap peserta aksi May Day harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan berjaga-jaga dari penularan virus Covid-19.

Baca Juga:  Kisah 8 Dewa, "All Wishes Come True" Hadir di Bioskop Indonesia

“Tetap disiplin menggunakan masker, dan sebisa mungkin terapkan jaga jarak agar tidak menimbulkan cluster penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Kepada aparat keamanan, Puan meminta penjagaan demo dilakukan secara optimal. Ia berharap pihak kepolisian mengawal dan mengamankan setiap aksi penyampaian pendapat.

“Kita berharap teman-teman buruh dapat menyampaikan aspirasi secara nyaman dan aman, dan sama-sama kita semua saling menjaga stabilitas umum,” tutup Puan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel
Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB
Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK
Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan
2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza
Egi; Lampung Selatan Punya Desa HELAU, Semoga SPPG-nya juga HELAU
Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film
Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Berita Terbaru

Seorang pria Palestina memeriksa rumah yang hangus terbakar di Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara, menyusul serangan yang menurut laporan dilakukan oleh para pemukim Israel, pada 4 Desember 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Berita TNI

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:19 WIB

Bencana

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:19 WIB

Bencana

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:45 WIB

Seorang warga Palestina terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 27 Oktober 2025. (Xinhua)

Berita Utama

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:00 WIB