BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto didampingi Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar dan pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI menyerahkan 203 boks (kardus) arsip DPR RI kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). “Penyerahan arsip DPR RI ini sebagai langkah strategis Kesetjenan DPR RI terhadap arsip nasional,” kata Wakil Ketua DPR FPDIP Utut Ardianto digedung DPR Jakarta,Selasa (27/11).

Penyerahan arsip DPR RI oleh Utut ini diterima langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) ANRI Sumrahyadi, dan Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia (Perpusnas) Syarief Bando, dalam acara Pameran Arsip dan Perpustakaan Pusat Data dan Informasi Setjen dan BK DPR RI dengan tema “DPR Dari Masa Ke Masa”,.

“Saya sangat senang dengan penyerahan 203 boks arsip yang diserahkan kepada ANRI. Ini menunjukkan Kesetjenan DPR RI tidak larut dalam euforia yang hip hop, euforia yang sifatnya kekinian. Menyerahkan data ke arsip nasional itu merupakan sebuah langkah strategis. Untuk memasukkan dalam boks atau kardus saja itu tidak mudah, jadi saya sangat mengapresiasi acara ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Kenaikan Iuran BPJS Gejala Birokrasi tak Visioner

Arsip di DPR RI ini, lanjut Pimpinan Koordinator Bidang Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) ini, merupakan hal-hal yang bersejarah, hal yang bersifat produk masa lampau yang jika diikuti jalannya sangat panjang. Debat-debat di DPR RI tidak sekedar debat, namun adan nuansa politik di dalamnya. Ada keberpihakan fraksi-fraksi yang bisa dilihat di sana.

“Saya salut dengan Kesetjenan DPR RI. Kepada teman-teman di ANRI, jika arsip tersebut kelak ada yang diperlukan, maka kami bisa meminjamnya. Karena lembaga ini merupakan lembaga politik. Saat ini kita benar, tapi belum tentu nanti. Jika ada masalah di kemudian hari, maka arsip-arsip itulah yang akan jadi bukti benar tidaknya,” jelas Urut.

BACA JUGA  TNI Tewas, DPR Kutuk Serangan Milisi Kongo

Ia menyakini, bahwa di tangan ANRI, arsip-arsip DPR RI akan terjaga dan tersusun dengan baik dan rapi. Lebih lanjut ia berharap agar arsip-arsip tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama pelajar agar mengetahui perjalanan dan tugas serta kinerja DPR RI selama ini, yang sekaligus sebagai sebuah bagian dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Di acara itu juga diluncurkan aplikasi E-Arsip dan E-Library yang disebut dengan SiAr dan SiPerpus. Tidak hanya itu, dalam rangkaian acara ini, juga akan dipamerkan beberapa arsip yang ada di Museum DPR RI, baik itu perjalanan DPR RI saat orde lama, orde baru, dan masa reformasi.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here