BERBAGI

JAKARTA – Gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah terjadi lebih dari 800 getaran. Bahkan, telah terjadi dua kali gempa terbesar yang dirasakan masyarakat, yakni 6,4 Skala Richter pada 29 Juli dan 7 Skala Richter pada 5 Agustus. Bahkan, gempa ini telah menimbulkan banyak korban. Sejauh ini tercatat 392 orang meninggal dunia.

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta pemerintah untuk meningkatkan status gempa Lombok menjadi bencana nasional. Pasalnya, dengan jumlah ratusan masyarakat yang telah menjadi korban, serta banyak infrastruktur dan sarana publik yang rusak, bantuan harus diupayakan secara maksimal.

BACA JUGA  Perwira Sespimti Bisa Jaga Marwah Polri

“Kita melihat pemerintah belum menjadikan gempa Lombok sebagai bencana nasional. Padahal dengan jumlah korban yang mencapai ratusan, dan banyaknya infrastruktur yang rusak, sudah selayaknya musibah ini statusnya menjadi nasional. Ini dalam kaitan agar penanganan yang dilakukan bisa lebih cepat dan maksimal,” tegas Taufik Di Jakarta, Senin (13/8).

Pimpinan DPR RI Koordinatior Bidang Ekonomi dan Keuangan itu pun menilai, jika penanganan tidak dilakukan secara maksimal, selain berdampak kepada masyarakat NTB, namun juga dunia pariwisata. Pasalnya, beberapa kawasan di NTB sedang diperkenalkan sebagai destinasi pariwisata halal. Misalnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika. Bahkan, Gili Trawangan pun sudah dikenal luas.

BACA JUGA  Dana Desa Digunakan Harus Sesuai UU Desa

“Kita terus mendorong pemerintah untuk mengupayakan penanganan yang terbaik untuk Lombok. Recovery harus segera dilakukan. Sehingga, secepatnya masyarakat dapat bangkit kembali, dan pariwisata di sana tidak terdampak secara serius, dan tetap bisa mendatangkan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara,” tandas Waketum PAN itu.

Sampai dengan hari Minggu (12/8) dilaporkan, gempa itu telah merenggut 392 korban jiwa. Korban luka-luka berjumlah 1.353 orang, 387.067 orang mengungsi, 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, dan kerusakan lain. Jumlah korban meninggal diperkirakan akan terus bertambah.[heri/lintas]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here