BERBAGI

JAKARTA – Komisi VI DPR RI mendesak pemerintah untuk mencari solusi atas kenaikan harga telur ayam yang cukup tinggi, yakni sekitar Rp30-32 ribu per kilogramnya.

“Saya prihatin dengan tingginya harga telur ayam, padahal ini bukan hari raya atau hari istimewa lainnya. Oleh karena itu, saya meminta agar pemerintah, baik itu Menteri Perdagangan atau instansi terkait lainnya seperti Menteri Pertanian untuk segera mencarikan solusi agar harga telur ayam bisa stabil,” kata Anggota Komisi VI DPR Hamdhani di Gedung DPR Jakarta, Rabu (18/7).

BACA JUGA  Lira Bawa Dampak Buruk Buat Rupiah

Ia juga meminta kementerian terkait untuk turun langsung ke pasar-pasar untuk melihat langsung harga telur ayam di pasaran, termasuk juga ketersediaan atau pasokan telur ayam. Jangan sampai terjadi permainan, seperti penimbunan telur ayam.

“Selain itu, pemerintah juga bisa memaksimalkan para peternak dalam beternak unggas. Diantaranya dengan memberikan bantuan bibit unggas unggul plus pakan ternak,” ungkap politisi dari Fraksi Partai Nasdem itu.

BACA JUGA  Telisik Ancaman Teror Yang Mengarah DPR

Terkait dugaan adanya pakan ternak impor yang harganya melambung, sementara pakan ternak lokal sangat minim pasokannya, Hamdhani menilai hal tersebut masih harus diteliti lebih jauh. Meski demikian, untuk saat ini menurut Hamdhani hal yang utama adalah segera mencari solusi atas kenaikan harga telur ayam, bukan sekedar mencari penyebabnya.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here