Laporan : Nara/Vona/CJ
BANDARLAMPUNG – Bertempat di Sekretariat DPD BNM RI Lampung, di Segala mider Bandar Lampung, Dewan Pimpinan Pusat Brantas Narkotika Maksiat (BNM RI) Selasa (11/6), membahas masalah program kerja BNM RI dan juga melakukan evaluasi kegiatan setelah Ramadhan berakhir.

Ketua Umum didampingi Ketua 1 Edwin Noor, Wasekjen Tony fisher, ketua Badan Investigasi BNM RI dan juga hadir Ketua DPD dan DPC BNM RI, Wawan Candra kirana danjuga Hadir Ketua Korwil Kota Beni irawan.

Kegiatan rutin serta sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan BNM RI ini, mengingat Provinsi Lampung adalah sangat membahayakan peredaran Narkoba, Lampung berpredikat Peringkat 3 Terbesar di Sumatera, BNM RI suatu organisasi yang sangat peduli mendukung Pemerintah dalam hal ini BNN dan Kepolisian khususnya Provinsi Lampung dan pada umumnya di Nusantara ini.

Kegiatan BNM RI Menurut ketua Umum Fauzi Malanda Tindak akan Surut Untuk tetap Melakukan penyuluhan khusus nya Provinsi Lampung Tenpat Lahir nya BNM RI.

Kegiatan ikut berperan melakukan pemberantasan narkoba di Nusantara ini sejalan dengan amanah Presiden Republik Indonesia, peran BNM RI merupakan Amanat UU NO 35 TH 2009, peran serta masyarakat.

Menurut Ketua Umum BNM RI Fauzi Malanda, peran serta penggiat Narkoba seperti BNM RI tanpa dukungan dari pihak lain, hanya yang peduli adalah BNN dan Kepolisian.

Fauzi, berucap sangat disayangkan kegiatan yang kami lakukan ini kurang mendapat Respon Pemerintah, BUMN dan BUMD di Provinsi Lampung, terkesan masa bodo dengan kegiatan penyuluhan, lebih miris adanya penolakan permohonan bantuan dana untuk kegiatan BNM RI melakukan penyuluhan, yakni penolakan PT PLN (Pesero) Dalam Surat nya Tertanggal 29 May 2019, yang ditandatangani oleh Senior Manager SDN & UMUM Hari Nugroho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here