BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
DENPASAR – Komite II DPD RI melakukan kunjungan kerja di Posko Pemantauan Gunung Agung, Karangasem, Bali. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengawasan terhadap Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Rombongan disambut antusias oleh masyarakat sekitar Pos Pemantauan Gunung Agung, karena telah terjadi erupsi beberapa hari sebelumnya.

Ketua Komite II DPD RI Aji Mirza Wardana menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah harus segera sadar akan risiko dan mitigasi bencana. “Permasalahan pembangunan yang belum mempertimbangkan aspek lingkungan dan risiko bencana, rendahnya sosialisasi kerangka acuan kebijakan dan prosedur dari kesiapsiagaan bencana, kesadaran masyarakat mengenai budaya penanggulangan bencana masih rendah, serta pendanaan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana yang masih minim,” ungkap Aji, Senin (28/1) kepada wartawan di Karangasem.

BACA JUGA  Pemerintah Harus Belajar Pemindahan Ibukota Dari Kazakhstan

Aji Mirza menyatakan adanya informasi yang akurat dapat meresahkan masyarakat yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, juga menjadi perhatian Komite II DPD RI dalam kunjungan pengawasan kali ini. Pihak berwenang diminta meningkatkan kerja sama dalam menangkal serta menghentikan informasi yang tidak bertanggungjawab tersebut.

Dalam kunjungan pengawasan tersebut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani menyampaikan bahwa dibandingkan dengan bencana lainnya, mitigasi bencana untuk gunung api, lebih mudah dilaksanakan.

“Kawasan Gunung Agung memiliki tiga pos pengamatan, Pos Rendang, Pos Batulompeh, dan Pos Budakeling. Pemantauan dan pengamatannya dilengkapi 16 stasiun seismic, 8 stasiun deformasi, 3 stasiun geokimia, 1 cctv dan 1 geotermal,” tutur Kasbani saat memberikan penjelasan kepada Komite II DPD RI. “Kami juga telah memiliki website dan aplikasi MAGMA Indonesia dan Volcano Observation Notice for Aviation (VONA) yang dapat diakses masayarakat” tambah Kasbani.

BACA JUGA  Amanat UU: Demonstrasi Damai Harus Dilindungi

Pada pertemuan tersebut ditemukan fakta bahwa masih terjadi pelanggaran dan pengabaian oleh pengunjung terhadap himbauan dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG terkait kondisi teraktual Gunung Agung. Hal ini menjadi perhatian khusus oleh I Kadek Arimbawa, Wakil Ketua Komite II DPD RI yang berasal dari Provinsi Bali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here