Dituding Garap Proyek Desa, Camat Tanjung Raya Membantah

31
BERBAGI

Laporan: Nara J Afkar

MESUJI — Camat Tanjung Raya I Komang Sutiaka akhirnya buka suara terkait santernya pemberitaan di beberapa media siber dan cetak, soal dugaan pengkondisian beberapa kegiatan di seluruh desa yang bersumber dari dana desa (DD) di wilayah Kecamatan Tanjung Raya, sejak selasa (4/5) kemarin.

Menurut Komang, apa yang disampaikan beberapa kepala desa kepada rekan-rekan media itu semuanya tidak benar. Untuk itu dirinya dengan tegas membantah semua tudingan kepala desa yang ditujukan kepada pihaknya yang dianggap telah mengintervensi para kepala desa terkait kegiatan di desa seperti pengadaan batik, kaos, posco covid, dan semen. Dimana disebutkan dalam berita, bahwa dirinya dianggap telah mengkondisikan beberapa kegiatan tersebut untuk memperkaya diri sendiri.

BACA JUGA  PUPR Libatkan Masyarakat Bangun Jalan

“Saya tegaskan semua itu tidak benar, seperti masalah pengadaan batik untuk aparatur desa dan posco covid. Kami hanya menyarankan karena kita di Mesuji ini kan punya icon ciri khas tersendiri supaya jenis bahan batiknya seragam dan sama semua. Nah, untuk posco covid saya hanya menyarankan desa agar menggunakan rangka baja supaya lebih awet,”kilahnya kepada awak media saat ditemui diruang kerjanya, Rabu(5/5).

BACA JUGA  BPBD Tinjau Dua Desa Rawan Banjir di Mesuji Timur

Menurutnya, pihak kecamatan hanya membantu mengkoordinir supaya model batik untuk aparatur desa jenisnya seragam, tidak ada perbedaan.”Kami hanya menyiapkan bahannya saja dan proses menjahitnya kita serahkan kembali di desa masing-masing, dan terkait pengadaan batik itu tidak ada anggarannya dalam DD, ini murni kebijakan kepala desa siapa saja aparatur nya yang mau di belikan batik,”lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here