BERBAGI

Laporan : Romi Agus
WAY KANAN – Ratusan kilogram pakaian layak pakai yang berasal dari masyarakat Way Kanan yang ada di 14 kecamatan, saat ini sedang dipilah dan dipilih untuk disalurkan kepada korban bencana gempa yang disertai Tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan Pardi, SH, MM saat ditemui di Kantornya disela-sela pemantauan pemilihan pakaian layak pakai Jum’at (12/10).

Pardi SH MM mengatakan, Pemilihan-Pemilihan pakaian layak pakai yang ada saat ini, kita dibantu oleh kawan-kawan dari Pendamping Program Kecakapan Hidup (PKH) yang terdapat di Kecamatan Blambangan Umpu, karena jumlah pakaian yang kita terima saat ini lumayan banyak, dan kita perkirakan beratnya ini lebih kurang dari 1 ton .

BACA JUGA  Dinsos Selenggarakan Literasi Difable Netra

Pemilahan dan pemilihan pakaian yang layak pakai ini kita lakukan, karena kita tidak ingin pakaian layak pakai yang dikirim dari kabupaten Way kanan ini nantinya banyak terdapat pakaian yang kurang layak pakai, tentu mubazir saja nanti, karena pakaian ini bakalan tidak bermanfaat secara maksimal bagi saudara kita korban bencana Gempa yang disertai Tsunami, ujar Pardi.

Pardi kembali menerangkan, Setelah selesai proses pemilihan dan pemilahan pakaian yang layak pakai ini, dan kita packing dengan baik, maka akan kita laporkan kepada Bupati Way Kanan, kapan pakaian layak pakai ini akan kita kirimkan ke Sulawesi Tengah, atau kemana nantinya.

BACA JUGA  SDM PKH Garda Depan Penanggulangan Kemiskinan

Untuk biaya pengiriman, masih kata Pardi, Kita akan meiminta petunjuk dari Bupati Way Kanan , darimana dan menggunakan dana apa pakaian layak pakai ini nanti kita kirimkan, karena kita tidak bisa berandai-andai, pakai dana apa.

Secepatnya kita kirimkan, kalau sudah mendapat petunjuk langsung dari Bupati Way Kanan pakaian layak pakai ini, agar dapat segera bisa dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita yang saat ini sedang tertimpa musibah bencana gempa yang disertai Tsunami di daerah Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Pungkas Pardi.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here