BERBAGI

Laporan : Ilham prayogi /Akt
JAKARTA – Pakar kesehatan Susianto Tseng mengatakan diet berbasis pangan nabati (“plant-based eating”) menjadi salah satu faktor yang efektif untuk mencegah terjadinya kasus gagal jantung.

“Perubahan gaya hidup termasuk dalam hal diet dan pola makan sehat membantu perawatan dan pencegahan kasus gagal jantung,” kata Susianto Tseng yang juga Sekjen Indonesia Vegetarian Society (IVS) itu di Jakarta, Sabtu (17/11).

BACA JUGA  Kenalkan Sayur-Buah Sejak Dini

Ia mengutip laporan terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology yakni Aggarwal M, Bozkurt B, dan Panjrat G. dalam Lifestyle Modification for Preventing and Treating Heart Failure dalam Journal of the American Collage of Cordiology, 2018.

Doktor gizi alumnus UI itu menambahkan bahwa beberapa peneliti menganalisis bagaimana pola hidup, seperti manajemen berat badan dan nutrisi, berpengaruh pada risiko gagal jantung.

BACA JUGA  Tips Agar Tak Terjebak Loker Fiktif

“Pola makan atau diet yang buruk, kebiasaan olahraga yang kurang, dan stres semuanya berkontribusi langsung pada risiko terjadinya gagal jantung,” katanya.

Sementara kata dia, olahraga yang cukup, manajemen stres yang baik, dan pola makan berbasis nabati terbukti sangat efektif untuk menurunkan risiko dari terjadinya gagal jantung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here