BERBAGI

Laporan : Romi Agus
WAY KANAN – Kain tapis telah diproduksi secara komersial untuk memenuhi kebutuhan lokal, domestik dan bahkan sudah ada yang diekspor. Industri kerajinan kain tapis merupakan salah satu komoditas unggulan yang juga kini sedang digalakkan di Kabupaten Way Kanan.

Tersebut disampaikan oleh ketua Dekranasda Kabupaten Way Kanan Ny Hj. Desy Aprianti Adipati saat membuka pelatihan teknis dan diversifikasi produk kain tapis bertempat di Balai Kampung Bratayudha Kecamatan Blambangan Umpu, Ketua Senin (19/11).

BACA JUGA  Andi: Kita Harap Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Desy Adipati mengatakan, meskipun telah menunjukkan hasil-hasil yang menggembirakan dalam pengembangan, akan tetapi masih banyak dijumpai permasalahan yang dihadapi oleh industri kerajinan ini antara lain, keterbatasan kemampuan dalam pengelolaan usaha,  Keterbatasan dalam permodalan, Kurangnya informasi dan pemasaran, Keterbatasan kepemilikan dan penguasaan teknologi yang digunakan dan Ketiadaan kelembagaan.

Salah satu kendala terbesar untuk meningkatkan taraf ekonomi pengrajin dan pedagang kain tapis di Way Kanan adalah  pemasaran, oleha karenanya Lanjut Istri Bupati Way Kanan ini, Target dan pangsa pasar yang terbatas menjadikan kain tapis cukup sulit dijual dan juga  nilai jual yang cukup mahal, menjadikan hanya sedikit orang yang  berminat untuk membeli kain tapis.

BACA JUGA  3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Di Ringkus Polisi

Untuk mencari solusi terhadap permasalahan dalam pemasaran Kain Tapis maka Diversifikasi Produk merupakan salah satu upaya yang bisa lakukan, lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here