Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Mafia Tanah

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Para ahli waris dan pembeli sah eks Gedung Bioskop Sekar Tanjung, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, berharap pihak kepolisian bersikap tegas dalam menuntaskan dugaan keterlibatan mafia tanah dalam sengkarut jual beli tanah yang terletak di Jalan Kramat Jaya, Nomor 86.

Sikap tegas dimaksud merujuk amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas keberadaan mafia tanah pada 23 Mei 2022. Presiden meminta jajarannya ‘melenyapkan’ mafia tanah karena kerap merugikan masyarakat.

“Kami mohon Kapolri, Kapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Utara, menindak tegas ulah para mafia tanah khususnya atas tanah yang terletak di Jl Kramat Jaya No 86, Koja, Jakarta Utara, ini sudah sangat berlarut larut,” tegas kuasa hukum Para Ahli Waris dan Pembeli Sah eks Gedung Bioskop Sekar Tanjung, Welly Dany Permana SH MH.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/8), Welly didampingi Samsodin SH mengungkapkan, amanat Presiden Jokowi sebenarnya sangat tegas perihal mafia tanah. Sejalan dengan itu pula, ia berharap ke depan tidak ada lagi oknum di Badan Pertanahan Negara maupun ditubuh kepolisian.

Disebutkan, mafia tanah dalam perkara yang ditanganinya bermain dengan membuat Akta Jual Beli (AJB) palsu. Bukan hanya AJB palsu, melainkan pihak-pihak terkait dalam proses penerbitan AJB juga diduga kuat mengandung keterangan palsu.

Baca Juga:  Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Perangkat Desa, Kades Tanjung Waras Buang Badan?

“Ironisnya, AJB palsu ini justru menjadi alas hukum untuk mengkriminalisasi dengan melaporkan para Ahli Waris dan pemilik sah atas tanah ke Polisi. Padahal nyata dan terang benderang warga lingkungan sekitar tidak mengetahui siapa orang-orang itu,” tegas Welly.

“AJB tersebut diduga kuat mengandung keterangan palsu, salah seorang ahli waris yang sudah meninggal dunia dinyatakan dalam Akta menghadiri dan menandatangani AJB dihadapan notaris. Perbuatan ini sangat tidak masuk akal karena anak-anak almarhum dan keluarganya siap bersaksi untuk membuat terang,” sambungnya.

Ditegaskan pula bahwa para ahli waris Adang Bin Manta telah menjual objek tanah dan bangunan tersebut kepada H Supodo dan Sunarno berdasarkan Akta Jual Beli tahun 2020. Selanjutnya objek tanah dan bangunan tersebut telah diserahkan oleh para ahli waris kepada H Supodo dan Sunarno dengan disaksikan warga lingkungan baik RT maupun RW.

Kliennya selanjutnya menempati obyek tanah dan bangunan dan mengajukan penerbitan Sertifikat Hak Milik ke BPN/ATR Jakarta Utara pada tahun 2020. Namun demikian, BPN/ATR Jakarta Utara hingga kini belum menerbitkan Sertifikat Hak Milik atas nama H Supodo dan Sunarno dikarenakan alasan-alasan yang tidak jelas.

Para ahli waris dan pembeli sah eks Gedung Bioskop Sekar Tanjung sendiri disampaikan Welly sudah melaporkan keterlibatan mafia tanah ke Polda Metro Jaya yang selanjutnya diteruskan ke Polres Jakarta Utara. Laporan dugaan tindak pidana pemalsuan dan memberikan keterangan palsu itu sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B/292/I/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 17 Januari 2022.

Baca Juga:  Dituding tak Transparan soal Dana BOS, SLB Negeri Sukamaju Tuai Keluhan Wali Murid

“Kami sudah laporkan di Polda Metro Jaya, saat ini Laporan Polisi sudah ditangani oleh Penyidik Satreskrim Polres Jakarta Utara, kami mohon Kapolres tegas segera tetapkan Tersangka siapa siapa yang terlibat dalam dugaan pemalsuan AJB tersebut,” terang Welly.

Polres Jakut Tunggu Hasil Mediasi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya melalui Kanit Harta Benda (Harda) Wahyudi Tiara mengungkapkan pihaknya akan memproses laporan terkait sengkarut eks Gedung Bioskop Sekar Tanjung. Disebutkan, ada dua laporan dalam kasus tersebut. Polres Jakarta Utara tidak akan berpihak pada salah satu pihak, melainkan berlaku obyektif terhadap laporan ke dua belah pihak.

“Kedua belah pihak, semuanya mengklaim hak atas obyek sengketa dan saling lapor. Kami sudah memfasilitasi dengan melakukan mediasi tetapi belum ada titik temu, kemudian ada mediasi lanjutan kedua belah pihak diluar,” terang Wahyudi melalui sambungan telepon.

Pihaknya saat ini menunggu hasil dari mediasi yang dilaksanakan kedua belah pihak diluar. Dari situ kemudian pihaknya akan mengambil langkah lanjutan. Termasuk misalnya jika hasil mediasi kedua ternyata tidak menemui titik temu. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48
Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini
Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 21 September 2026 ini menunjukkan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), tempat penyelenggaraan ajang WorldSkills Competition ke-48, di Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 Sep 2026 - 09:48 WIB


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 Sep 2026 - 09:41 WIB

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB