BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua II DPD RI Damayanti Lubis mengapresiasi pembentukan Batak Center sebagai wadah pelestarian, pengembangan dan kepentingan budaya Batak. Bahkan, menjadi pemberdayaan masyarakat maupun generasi muda Batak.

“Melalui Batak Center, masyarakat Batak dapat terlibat dalam proses dan upaya untuk memperkuat budaya, dan melestarikan budaya Batak. Menjaga generasi muda Batak agar tidak terkontaminasi budaya yang negative seiring perkembangan zaman dan kencangnya gempuran globalisasi,” ucap Darmayanti.

BACA JUGA  Muqowam Terpilih Jadi Wakil Ketua DPD

Menurutnya, arah pembentukan Batak Center bukan untuk melakukan segregasi sosial yang lebih tajam berdasarkan kesukuan. Tetapi justru untuk mempererat persaudaraan NKRI dan menjunjung falsafah Bhineka Tunggal Ika. “Batak Center ikut terlibat dalam menyatukan seluruh masyarakat Sumatera Utara di tanah rantau,” ujar Darmayanti.

Senator asal Sumatera Utara itu menambahkan, Komposisi kepengurusan Batak Center wajib heterogen. Terdiri dari berbagai kalangan dan latar belakang serta agama yang berbeda-beda. “Batak Center mampu ikut terlibat menciptakan ‘kesamaan gender’ antara perempuan dan laki-laki, apalagi budaya patriarki sangat dominan dalam budaya Batak,” harap dia.

BACA JUGA  Pemerintah Segera Antisipasi Mudik 2021

Darmayanti juga menjelaskan bahwa hal tersebut harus diciptakan sehingga perempuan-perempuan Batak bisa bersaing dengan perempuan dari suku-suku yang lain dalam bidang keilmuan dan keintelektualan. “Menjelang momentum politik 2019, berharap situasi di Sumatera Utarat berjalan dengan kondusif, baik, bersih dan adil. Keamanan menjadi prioritas,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here