Menteri Sosial, Wakil Gubernur Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Selatan

Senin, 27 April 2026 | 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus memastikan program Sekolah Rakyat berjalan optimal sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur bersama Menteri Sosial meninjau berbagai fasilitas sementara Sekolah Rakyat, melihat langsung proses pembelajaran, berdialog dengan para guru, serta menyapa para siswa.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menilai pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat Lampung berjalan baik, baik dari sisi tata kelola maupun pelaksanaan kegiatan belajar yang dinilai telah sesuai dengan standar operasional prosedur.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Meski demikian, ia menegaskan evaluasi berkala akan terus dilakukan agar tata kelola program semakin baik, termasuk melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.

Baca Juga:  Festival Band Meriahkan Hari Ketiga Festival Krakatau 2026

Dalam arahannya, Menteri Sosial juga mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui berbagai pelatihan sesuai bidang masing-masing agar mampu menjawab tantangan pembelajaran dengan karakteristik siswa yang beragam.

Ia menyoroti bahwa siswa Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang yang beragam, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik, karena ada siswa yang cepat beradaptasi, namun ada pula yang masih membutuhkan pendampingan dasar meski berada pada jenjang setara SMA.

Meski demikian, ia optimistis melalui pembinaan yang tepat, para siswa Sekolah Rakyat memiliki peluang besar untuk berkembang. Berdasarkan pemaparan yang disampaikan, sekitar 75 persen siswa memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara sebagian lainnya diarahkan memasuki dunia kerja melalui berbagai skema pemberdayaan.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, kita diajak memberi perhatian lebih kepada anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.

Baca Juga:  Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas program Sekolah Rakyat yang dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta menekan angka putus sekolah.

Menurut Wagub, program ini bukan sekadar membuka akses pendidikan, tetapi juga membangun harapan dan masa depan anak-anak Lampung.

Wagub Jihan menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru yang direncanakan rampung dan mulai dimanfaatkan pada tahun ajaran baru mendatang.

Pembangunan fasilitas permanen tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan, sekaligus menjadikan Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan inklusif yang mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pendidikan dapat diakses seluruh anak bangsa tanpa terkecuali, sekaligus menjadikan pembangunan manusia sebagai fondasi menuju kemajuan Lampung dan Indonesia Emas 2045.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah
Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria
Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi
Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi
Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat
Wamenaker Minta Peserta MagangHub Siap Hadapi Dunia Kerja
AS Pening, Rudal Iran Tiba 13′-15′ ke Israel dengan Jarak 1.700 Km

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:39 WIB

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah

Rabu, 23 September 2026 - 18:22 WIB

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 16:14 WIB

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:22 WIB

#indonesiaswasembada

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:14 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:39 WIB

#indonesiaswasembada

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:56 WIB