BERBAGI

Laporan: Nova
BANDARLAMPUNG-Fantastis pengeluaran terdakwa dalam kasus fee proyek PUPR Lampung Selatan, Zaindin Hasan (ZH). Dari daftar yang di rilis JPU KPK, tidak kurang 32 pengeluaran yang jumlahnya luar biasa.

Berikut daftar belanja ZH yang dilaporkan JPU dari kurun waktu 2016-2018:

1. Pada awal tahun 2016 membayar tanah seluas 1585 m2 kepada Mhd. Sufi’y yang merupakan Dosen di STAI YASBA Kalianda Lampung Selatan untuk dimiliki ZH yang diserahkan melalui Rusman Efendi sebesar
Rp475.500.000,00 (empat ratus tujuh puluh lima juta lima ratus ribu rupiah);
2. Pada bulan Februari 2016 membayar pekerjaan pembangunan rumah dan mesjid milik Terdakwa ZHdi Jalan Bani Hasan No.1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan kepada Ahmad Bastian selaku kontraktor yang
mengerjakan sebesar Rp3.826.687.936,00 (tiga miliar delapan ratus dua puluh enam juta enam ratus delapan puluh tujuh ribu sembilan ratus tiga puluhenam rupiah);
3. Pada pertengahan tahun 2016 memberikan uang kepada Bobby Zulhaidir untuk membayar pembelian tanah seluas 80 hektar di Desa Sukatani milik Terdakwa ZH sebesar Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar
rupiah);
4. Pada akhir tahun 2016 memberikan uang kepada Bobby Zulhaidir yang merupakan orang dekat Terdakwa ZH sebesar Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) untuk membeli tanah di Kecamatan Sidomulyo yang akan dipergunakan untuk usaha Aspal Mixed Plant (AMP) yang dikelola Bobby Zulhaidir;
5. Pada awal tahun 2017 membayar pekerjaan pembangunan rumah dan mesjid milik Terdakwa ZH di Jalan Bani Hasan No.1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan kepada Pipin selaku arsitek yang mengerjakan pembangunan rumah dan mesjid tersebut sebesar Rp3.000.000.000,00 (tiga
miliar rupiah);
6. Pada awal tahun 2017 membeli karpet untuk perlengkapan Mesjid Bani Hasan milik Terdakwa ZH senilai Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah);
7. Pada awal tahun 2017 membayar perbaikan reparasi atau rekondisi Kapal bermesin Jhonlin 38 (Princess Liana) milik Terdakwa ZH kepada Bobby Halim pemilik bengkel kapal di Muara Cisadane Tangerang sebesar Rp550.000.000,00 (lima ratus lima puluh juta rupiah);
8. Pada awal tahun 2017 membayar kepemilikan saham Terdakwa ZH di Rumah Sakit Airan dengan menyetorkan uang sebesar Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) ke nomor rekening RS Airan di Bank BRI Jl. Raden Intan Kota Bandar Lampung dengan nama penyetor Rendy Zenata yang merupakan anak pertama ZH;
9. Pada awal tahun 2017 membayarkan pembelian lahan di Desa Marga Catur dekat Pondok Gontor Kalianda Lampung Selatan seluas 83 hektar sebesar Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah) kepada Thamrin selaku
Perantara Masyarakat Transmigrasi untuk dimiliki Terdakwa ZH;
10. Pada bulan Januari tahun 2017 membayarkan uang sebesar Rp1.100.000.000,00 (satu miliar seratus juta rupiah) kepada Bobby Zulhaidir sebagai penggantian uang yang dipakai untuk pembayaran tax amnesty Terdakwa ZH;
11. Pada pertengahan tahun 2017 membayarkan pembelian lahan tanah seluas 3 hektar sebesar Rp 1.500. 000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) kepada M. Azier DT yang berlokasi di Desa Ketapang dekat bibir
pantai untuk dimiliki Terdakwa ZH;
12. Pada pertengahan tahun 2017 membayarkan pembelian lahan di Munjuk Sampurna Kalianda Lampung Selatan kepada Budi Winarto alias Awi melalui Ahmad Bastian sebesar Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah)
untuk dimiliki Terdakwa ZH;
13. Pada pertengahan tahun 2017 membayar ambil alih kepemilikan pabrik beras di Sidomulyo dari pemilik lama Antoni Imam kepada Terdakwa ZH sebesar Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dengan menyetorkan
uangnya ke alamat rekening Antoni Imam di Bank BRI Jl. Raden Intan Tanjung Karang Bandar Lampung;
14. Pada pertengahan tahun 2017 membayarkan pembelian lahan di Desa Canggu Kalianda Lampung Selatan sebesar Rp1.100.000.000,00 (satu miliar seratus juta rupiah) kepada Komar yang didampingi Rudi Topan untuk dimiliki ZH;
15. Pada pertengahan tahun 2017 membayarkan penyertaan modal Terdakwa ZH ke Toko Bangunan Usaha Bersama di Palas yang dikelola oleh Asef sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah);
16. Pada pertengahan tahun 2017 membayarkan pembelian lahan di daerah Way Lubuk Kalianda Lampung Selatan kepada Johan sebesar Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah) untuk dimiliki Terdakwa ZH;
17. Pada pertengahan tahun 2017 membayarkan pembelian lahan tanah sebesar Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) kepada M. Alzier DT yang berlokasi di Desa Munjuk Sampurna untuk dimiliki ZH;
18. Pada pertengahan tahun 2017 memberikan uang sebesar Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) kepada Bobby Zulhaidir untuk renovasi pabrik beras;
19. Pada akhir tahun 2017 membayar lahan tanah seluas 1,8 hektar kepada Hariri pemilik tanah yang berlokasi di dekat jembatan samping hotel “56” di Desa Kedaton Kalianda Lampung Selatan melalui Rusman Effendi yaitu
sebesar Rp1.999.000.000,00 (satu miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta rupiah) dari harga beli senilai Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah) untuk dimiliki Terdakwa ZH ;
20. Pada akhir tahun 2017 membayarkan pembelian lahan di Desa Kedaton Kalianda Lampung Selatan sebesar Rp360.000.000,00 (tiga ratus enam puluh juta rupiah) kepada Jenggis Khan untuk dimiliki Terdakwa ZH;
21. Pada awal tahun 2018 membayarkan pembelian sebidang tanah dan rumah toko 3 lantai yang beralamat di Jalan Arif Rahman Hakim (dekat RM Kayu) atau Jalan Urip Sumoharjo Bandar Lampung sebesar Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah) kepada M. Alzier DT untuk dimiliki Terdakwa ZH. [*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here