BERBAGI

“Kondisi inilah yang membuat kami kelompok petani ikan disini mengalami kesulitan saat akan memasarkan hasil panen. Akibat situasi jalan yang sulit dilalui apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini, membuat kami harus mengandalkan jasa ojek motor untuk mengangkut hasil panen. Kami berharap adanya perhatian pemerintah kabupaten Lampung Barat, karena ini adalah jalan kabupaten,”kata Kang Warno, Minggu (26/12).

Masih dikatakan Suwarno, selain kendala akses jalan, pihaknya juga terasa tercekik dengan mahalnya harga pakan yang tidak sebanding dengan harga jual ikan dipasaran. Belum lagi ditambah ongkos angkut nya yang harus mengandalkan jasa ojek supaya bisa sampai ke lokasi

Baca Juga  Timnas Basket Ukir Sejarah Di SEA Games Vietnam

Kendati demikian, Kang Warno tetap konsisten menekuni bisnis budidaya ikan air tawar bersama kelompoknya, dilahan seluas 16000 meter persegi itu, banyak suka-duka yang dialami mulai dari kendala modal, dan yang lebih menyulitkan lagi adalah akses jalan yang belum tersentuh pembangunan sama sekali. “Kami sangat berharap adanya perhatian pemerintah untuk memperbaiki jalan kami ini, sebab selain untuk jalan usaha tani, jalan ini juga merupakan akses penghubung dua Pekon yakni Pekon Muara Jaya 1 dan Pekon Sinar Luas,”kata dia lagi. Ditambahkannya, bahwa masyarakat setempat sudah sering kali bergotong- royong memperbaiki akses jalan tersebut sehingga badan jalan siap untuk dilakukan peningkatan apabila sewaktu-waktu akan diperbaiki.

Halaman Selanjutnya  
1
2
3
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here