BERBAGI
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Laporan: Heri Suroyo/CJ
JAKARTA-Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, hingga pukul 13.00 WIB, Rabu (26/12), korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda mencapai 430 orang.

“Total 430 orang meninggal dunia ini angka sementara dan kemungkinan bisa bertambah, karena tim SAR fokus di selatan yakni di Kecamatan Sumur. Untuk yang paling parah terdampak masih Pandeglang,” kata SutopO.

BACA JUGA  ARSADA Lampung Adakan Rapat Kerja Wilayah

BNPB juga mencatat hingga hari keempat pascatsunami Selat Sunda, sebanyak 1.495 orang luka-luka, 159 orang hilang dan 21.991 orang mengungsi akibat tsunami pada Sabtu (22/12) malam tersebut. Tsunami yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut berdampak pada lima kabupaten yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus di Provinsi Lampung. Dari lima kabupaten tersebut, dampak terparah dialami Kabupaten Pandeglang tercatat 290 orang meninggal, 1.143 orang luka-luka, 77 orang hilang dan 17.477 orang mengungsi.

BACA JUGA  Kemkominfo: Waspada Berita Hoax Pasca Tsunami

Lalu di Kabupaten Lampung Selatan dimana korban jiwa mencapai 113 orang meninggal, 289 orang luka-luka, 14 orang hilang dan 4.200 orang dipengungsian.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here